Sunat tanpa Jahit, Berikan Kenyamanan pada Anak

Metro- 29-11-2022 14:46
Proses sunat di Alfatih Sunat Center Padang. (Dok : Istimewa)
Proses sunat di Alfatih Sunat Center Padang. (Dok : Istimewa)

Penulis: Fajril

Padang, Arunala.com - Metode sunat kini seringkali menjadi pertimbangan orang tua ketika ingin menyunatkan anaknya.

Kenyamanan anak, alat yang digunakan, proses pemulihan menjadi beberapa faktor pertimbangan.

Dulu sunat dilakukan secara konvensional yang kadang membuat anak merasa takut menjalaninya.

Baca Juga

Apalagi proses penyembuhan yang lama sehingga aktivitas anak bisa terhambat atau tertunda.

"Metode sunat semakin berkembang seiring kemajuan teknologi medis. Sunat tidak lagi terkesan menyakitkan. Apalagi anak-anak yang biasanya takut membayangkan jarum suntik dan minum obat beragam jenis," kata Pengelola Alfatih Sunat Center Padang, dr Indra Budi Permana, kepada Arunala.com , Senin (28/11).

Salah satu metode tersebut, sebut Indra, metode alisklamp. Metode ini merupakan metode sunat dari Turki.

Alisklamp adalah perangkat plastik kecil untuk menyunat dengan metode menggigit/menjepit.

Alatnya hanya terdiri dari dua komponen; tabung polikarbonat transparan dan plastik putih yang secara mekanisme dapat menggigit/menjepit.

"Alisklamp mengubah seluruh konsep dan proses khitan konvensional atau perangkat logam penjepit sebelumnya. Metode ini tidak memerlukan antibiotika selama perawatan dan proses sunat pun cepat sekitar 10-15 menit," sebutnya.

Adapun sebelum dilakukan pemasangan alat, sebut Indra, dokter akan memberikan anestesi lokal pada penis yang akan bertahan sekitar 1,5 jam.

Setelah disunat, anak dianjurkan istirahat untuk menghindari terjadinya edema yang berlebihan.

Namun setelah tiga jam sesudahnya, anak sudah diperbolehkan beraktivitas seperti biasa. Seperti mandi, bermain dan bersekolah seperti biasanya. Bahkan memberikan kenyamanan pada orang tua.

"Alisklamp dapat dilepas pada hari kelima dan biasanya sudah ada proses 'healing'. Nanti proses 'healing'-nya secara alami," sebutnya.

Metode alisklamp juga efektif digunakan pada anak yang obesitas/gemuk atau hiperaktif , maupun berkebutuhan khusus yang memerlukan perhatian lebih.

"Seperti anak obesitas itu kan susah untuk disunat. Begitu juga untuk anak yang hiperaktif yang kemungkinan besar terjadi benturan yang berbahaya. Terus juga anak-anak berkebutuhan khusus yang takutnya mereka tidak mengerti dan juga berisiko," jelasnya.

Tak hanya metode alisklamp, sebut Indra, ada juga metode tekno sealer. Metode ini bisa menjadi pilihan metode sunat anak terkini dan menjadi penyempurna alat sirkumsisi yang ada.

"Jadi klem ini tidak perlu terpasang usai sunat, jadi anak akan merasa nyaman," paparnya.

Alat sirkumsisi terbaru dengan metode tekno sealer ini, kata dia menyempurnakan semua metode sunat yang sudah ada selama ini.

"Metode sunat ini dapat menjadi jawaban atas keresahan dan kondisi masalah persunatan. Seperti klem yang harus menempel setelah sunat, keterbatasan ketersediaan klem, risiko perdarahan dan lainnya," sebut Indra.

Dengan metode tekno sealer, tutur Indra, hasil sunat lebih rapi dan estetis, proses pemulihan cepat, tidak ada jahitan atau balutan kasa.

"Kemudian pascasunat tidak ada klem yang menempel dan setelah sunat, anak bisa bebas mandi setiap hari," katanya.

Setelah selesai proses sunat, dokter akan melepas klem dan memberikan lem pengganti jahitan atau dikenal dengan skin adhesive.

"Jadi tidak ada jahitan sama sekali," sebut Indra seraya mengatakan kedua metode sunat ini bisa didapatkan di Alfatih Sunat Center Padang.

Komentar