Bawaslu Bentuk Kampung Pengawas Pemilu di Payakumbuh

Metro- 13-12-2022 20:14
Anggota Bawaslu Sumbar, Muhammad Khadafi bubuhkan tanda tangan pada spanduk deklarasi pendirian Kampung Pengawas Pemilu di Kota Payakumbuh, Selasa (13/12). (Dok : Istimewa)
Anggota Bawaslu Sumbar, Muhammad Khadafi bubuhkan tanda tangan pada spanduk deklarasi pendirian Kampung Pengawas Pemilu di Kota Payakumbuh, Selasa (13/12). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Payakumbuh, Arunala.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Payakumbuh jadi pilot project dalam menciptakan Pemilu berintegrasi secara hasil dan proses.

Ini ditandai dengan dideklarasikannya Kampung Pengawas Pemilu di Kelurahan Nunang Daya Bangun (NDB) Kecamatan Payakumbuh Barat, oleh Pengembangan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengawasan Pemilu Partisipatif tahun 2024 dan Bawaslu Sumbar, Selasa (13/12).

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Anggota Bawaslu Sumbar, Muhammad Khadafi menyebutkan pihak Bawaslu Sumbar hingga jajaran pengawasan ditingkat terendah terus mengajak partisipatif masyarakat dalam melakukan pengawasan, termasuk untuk memanfaatkan Pojok Pengawasan yang ada di kantor maupun sekretariat Bawaslu di masing-masing kabupaten kota.

Baca Juga

"Pojok pengawasan ini dibawa ketengah masyarakat dengan bentuk Pengembangan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengawasan Pemilu Partisipatif dan Deklarasi Kampung Pengawas Pemilu," kata Khadaf lagi.

Pojok Pengawasan ini, lanjut Khadafi, bisa dimanfaatkan untuk mencerdaskan masyarakat terkait kepemiluan, dan demokrasi.

Menyinggung politik uang, SARA dan politik identitas dalam pemilu, Khadafi menjelaskan, tidak mungkin bisa hilang.

"Namun yang perlu dilakukan bersama adalah secara maksimal untuk menguranginya, salah satunya dengan membangun kesadaran politik masyarakat," pungkas Khadafi.

Sementara, Ketua Bawaslu Kota Payakumbuh, Suci Wildanis dalam sambutannya mengatakan pembentukan kampung pengawas pemilu di Kota Payakumbuh ini melalui proses panjang.

"Untuk itu, demokrasi jangan sampai terciderai dengan politik uang," kata Suci.

Hadir juga dalam deklarasi Kampung Pengawas Pemilu itu, Pj Wali Kota Payakumbuh, Rida Ananda, Forkopimda setempat dan undangan lainnya.

Komentar