Supardi Bersedia Sampaikan Tuntutan Mahasiswa ke Pusat

Metro- 22-12-2022 16:32
Ketua DPRD Sumbar Supardi menerima surat berisikan penolakan BEM Sumbar atas RUU KHUP, di ruang rapat khusus gedung DPRD Sumbar, Kamis (22/12). (Dok : Istimewa)
Ketua DPRD Sumbar Supardi menerima surat berisikan penolakan BEM Sumbar atas RUU KHUP, di ruang rapat khusus gedung DPRD Sumbar, Kamis (22/12). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala.com - Keinginan para mahasiswa di Sumbar untuk bertemu dengan Ketua DPRD Sumbar, Supardi guna menyampaikan aspirasi penolakan mereka tentang RUU KUHP, akhirnya terpenuhi.

Hal itu setelah Sekretaris DPRD Sumbar, Raflis mempertemukan para mahasiswa itu dengan ketua DPRD, Supardi didampingi Ketua Komisi III, Ali Tanjung, di ruang rapat khusus 1 di gedung dewan tersebut, Kamis siang (22/12).

Dua hari sebelumnya, para mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumbar itu sempat lakukan unjuk rasa atas bentuk penolakan mereka terhadap RUU KUHP.

Baca Juga

Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang rapat khusus 1 itu, para mahasiswa itu melalui koordinatornya menyampaikan aspirasi mereka tentang RUU KUHP, dan alasan keberatan sehingga menolak untuk RUU dijadikan undang-undang.

"Kami menolak RUU KUHP untuk ditetapkan sebagai undang-undang, karena banyak yang tidak sesuai dengan adat dan budaya kita, diantaranya masalah penangkapan pasangan selingkuh di hotel, kalau tidak dilaporkan keluarga maka tidak boleh dilakukan penggerebegan, jelas itu merupakan pelanggaran terhadap adat dan budaya kita," ucap koordinator BEM Sumbar, Rahmadhani dalan pertemuan itu.

Ada juga dari mahasiswa itu meminta DPRD Sumbar agar bisa mendukung gerakan mereka, sehingga undang-undang KUHP yang baru tidak disahkan, agar adat dan agama tetap terjaga.

Sedangkan Supardi saat pertemuan itu mengatakan siap untuk melanjutkan semua tuntutan mahasiswa pada pemerintah pusat dan DPR RI.

"Sebelumnya saya minta maaf pada adik-adik, karena pada tanggal 20 Desember 2022 kemarin tidak bisa menemui, karena berada di luar kota, berkaitan dengan tugas kedewanan, karena itu sesuai janji, hari ini saya bertemu dan siap menampung aspirasi adik-adik," sebut Supardi.

Dia juga mengatakan, semua aspirasi yang masuk pasti akan diproses dengan cepat, jika itu kebijakan atau aturan pusat, maka akan diteruskan, jika kebijakan daerah maka akan segera dievaluasi.

Komentar