.
"Sekaligus mengembangkan juga tissue bank, satu-satunya di wilayah Barat dan menjadi rujukan center excellent untuk stem cell," ungkapnya seraya mengatakan pihaknya juga akan menjajaki kerja sama dengan laboratorium perguruan tinggi yang ada di Sumbar.
Dengan adanya inovasi BIGstar ini, sebut Yusirwan, RSUP M Djamil sudah melangkah satu langkah ke depan.
"Diharapkan makin banyak penelitian-penelitian yang terpublish di jurnal internasional minimal Q2 Scopus. Dengan demikian, RSUP M Djamil akan menjadi pusat riset baik skala nasional maupun Asia Tenggara," tekad Yusirwan.
Sementara Direktur SDM, Pendidikan dan Umum Dr dr Dovy Djanas SpOG (K) mengatakan keuntungan inovasi BIGstar, data yang tersedia dalam jumlah besar hingga ribuan. "Jumlah data yang kami kumpulkan dari bulan Januari sampai Agustus 2021 mencapai 12 ribuan," sebutnya.
Kemudian, sebut Dovy, penyediaan data tinggal ekstraksi via download data pada dashboard.
"Dan, ekstraksi data cepat dan tepat serta tidak perlu mengakses dokumen medis secara langsung karena dokumen medis rahasia," papar Ketua POGI Sumbar ini seraya mengajak untuk aktif meneliti demi kemajuan RSUP Dr M Djamil dan menjadi pusat riset nasional. (*)


Komentar