Padang, Arunala.com - Direktur Politeknik Negeri Padang (PNP), Dr. Surfa Yondri, S.T., S.ST., M.Kom menyatakan, sesuai dengan peraturan baru dimana ujian penerimaan calon mahasiswa baru di PNP dilakukan secara serentak.
"Tahun 2023 ini ada perubahan dalam sistem penerimaan mahasiswa baru, dimana perguruan tinggi negeri dibawah Kementerian Pendidikan, Kebudayan dan Ristek (Kemdikbud Ristek), penerimaan dilakukan serentak, itu berlaku juga bagi Politeknik Negeri Padang,(PNP)," kata Surfa Yondri di Padang kepada Arunala.com di Padang, Selasa (10/1).
Menurutnya, dulu PNP ujian penerimaan mahasiswa baru bergabung Diploma 4 atau sarjana terapan. Tapi tahun ini PNP ujian seleksi Diploma 4 atau sarjana terapan, pelaksanaannya digabungkan dalam ujian seleksi Diploma 3.
"Berdasarkan tes itu sekarang, kami samakan. Kalau dulu, ujiannya bergabung hanya dengan Diploma 4 saja atau sarjana terapan, tapi pada tahun ini Diploma 3 dan Diploma 4 atau sarjana terapan itu tergabung, yakni seleksi nasional berdasarkan prestasi (SNBP), dan seleksi nasional berdasarkan tes (SNBT)," jelas dia.
Setelah selesai seleksi 2, lanjut Surfa Yondri, baru kemudian PNP lanjutkan tahapan seleksi mandiri. Baik itu untuk Diploma 3, Diploma 4 atau magister fast track dan begitu juga kelas kerja sama di PNP.
"Jadi perbedaannya, sejak kami masih dibawah Forum Komunikasi Direktur Politeknik Negeri se Indonesia pelaksanaan ujiannya seperti yang saya sebutkan di atas.
Sedangkan penerimaan tahun ini ujiannya tergabung di SNBP dan SNBT," pungkas Surfa Yondri.
Prodi Baru di PNP
Di sisi lain, Surfa Yondri juga menyebutkan, saat ini PNP ada beberapa program studi (prodi) baru yang izinnya sudah keluar dari Kemdikbud Ristek, dan mungkin dalam beberapa hari ke depan akan ditentukan kuota penerimaannya di PNP, baik itu SMB yang berdasarkan prestasi yang tes maupun juga seleksi mandiri.
Ditanya seperti apa animo calon mahasiswa baru yang ingin masuk PNP? Surfa Yondri menjawab cukup banyaknext


Komentar