Sengketa Tanah Berujung Penganiayaan

Metro-511 hit 20-02-2021 09:33
Ilustrasi penganiayaan. (Dok : Istimewa)
Ilustrasi penganiayaan. (Dok : Istimewa)

Penulis: Can

Padang, Arunala - Kakak beradik, Hendrizal (36) dan Edison (26) mengalami luka robek di pelipis matanya usai dianiaya oleh enam orang di wilayah Dadok Tunggul Kecamatan Koto Tangah, Rabu (17/2).

Penganiayaan tersebut terjadi di persawahan Jalan Bingkuang 1 RT 04 RW11 sekitar pukul 14:00 WIB.

Salah seorang korban, Hendrizal menjelaskan kronologi peristiwa penganiayaan tersebut berawal dari pertikaian tanah yang bersengketa.

Baca Juga

"Awalnya adik saya sedang duduk di pondok di tanah sengketa tersebut, tiba-tiba datang enam orang, dan terjadi adu mulut dengan adik saya, tak lama kemudian merekat melakukan penganiayaan terhadap adik saya, lalu disekap di bawah pondok," terangnya.

Kemudian, Edison disuruh menghubungi kakak kandungnya, Hendrizal datang ke lokasi penganiayaan tersebut.

Sesampai di lokasi, Hendrizal mengatakan juga terjadi adu mulut dengan ke enam pelaku tersebut.

"Sekitar 10 menit usai saya di lokasi dan berdebat dengan ke enam orang tersebut, tiba-tiba seorang dari mereka yakni ZB memukul saya dari belakang, sehingga mengenai wajah saya. Selain itu saya juga ditendang hingga terjatuh dan juga menginjak-injak saya beramai-ramai hingga saya alami luka di pelipis mata dan lebam," tuturnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda membenarkan terkait dugaan laporan adanya tindak pidana penganiayaan.

Dikatakannya, laporan tersebut bernomor LP/93/B/II/2021/RESTA SPKT Unit I, tanggal 17 Februari 2021.

"Laporannya masuk pada Rabu (17/2) yang lalu. Saat ini terkait laporan tersebut masih lidik," katanya.

Komentar