Wagub: Harapkan Media Siber Edukasi Masyarakat Soal Covid

Metro-116 hit 06-03-2021 21:32
Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy hadir membuka rakerda JMSI Sumbar, Sabtu (6/3). (Dok : Istimewa)
Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy hadir membuka rakerda JMSI Sumbar, Sabtu (6/3). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy mengharapkan, media yang tergabung dalam Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumbar mampu melahirkan karya jurnalistik yang tak menjelek-jelekan nama daerah.

"Merujuk hasil survei yang dilansir sebuah media nasional, tingkat penolakan vaksinasi Covid-19 di Sumbar mencapai angka 20 persen. Pers di sini harus ikut mendorong angka penolakan vaksinasi ini makin kecil," ungkap Audy saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) JMSI Sumbar di salah satu hotel di Padang, Sabtu (6/3).

Selain itu, Audy mengharapkan JMSI Sumbar dapat menyusun program kerja agar bisa berkembang lebih baik di masa mendatang. Terutama dalam masa pandemi Covid-19 ini, peran media sangat penting artinya sebagai mitra pemerintah dalam upaya membantu sosialisasi dan edukasi bagi masyarakat.

Baca Juga

"Atas nama Pemprov Sumbar, saya mengucapkan selamat kepada segenap pengurus JMSI Sumbar yang baru saja dilantik pada 27 Januari lalu. Semoga panji JMSi ke depan makin berkibar di Sumbar dan menjadi yang terdepan dan tercepat dalam memberikan informasi dan pencerahan pada khalayak melalui karya-karya jurnalistik yang berkualitas," ujar Audy.

Menyinggungg pelaksanaan vaksinasi di Sumbar, Audy menyebut, angkanya terus membaik. Setelah vaksinasi tenaga kesehatan tuntas, pada vaksinasi tahap II ini akan diberikan vaksinasi kepada pelayan publik seperti guru, dosen, pedagang pasar, tokoh agama, wakil rakyat, pejabat negara, dan pegawai pemerintah.

Kemudian dilanjutkan TNI, Polri, Satpol PP, perangkat desa, BUMN, BUMD, pemadam kebakaran, transportasi publik, atlet, wartawan, dan pelaku sektor pariwisata.

"Di sinilah peran penting media untuk mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat tentang arti pentingnya vaksinasi. Jika tenaga kesehatan sering disebut sebagai garda terdepan Covid-19, maka media adalah ujung tombaknya," Audy menegaskan.

Kemudian, Audy berharap melalui jaringan pemberitaan JMSI Sumbar ini diharapkan agar memberikan fungsi-fungsi pemberitaan dan fungsi-fungsi wacana publik yang mencerahkan masyarakat dan membantu bangsa ini keluar dari krisis.

"Semoga rapat penyusunan program kerja JMSI Sumbar dengan mengusung tema "Konvergensi Media, Pandemi dan Tantangan Era Society 5.0," ujar Audy.

Berdiri di 29 Provinsi

Di sisi lain, adapun Rakerda yang dilaksanakan JMSI Sumbar itu merupakan kali pertama sejak dibentuk pada Januari 2021 lalu.

Hadir dalam Rakarda antara lain Sekjen JMSI, Mahmud Marhaba, Novermal (Ketua Bidang Hukum dan Advokasi JMSI), Syahrial Azis (ketua JMSI Sumbar), Aguswanto (Sekum JMSI Sumbar) dan Al Imran (Bendahara).

Selain itu juga hadir Dewan Pakar JMSI Sumbar, Hary Efendi Iskandar dan Yofialdi, Jasman Rizal (Kadis Kominfo Sumbar), Fajar Rusvan (Chairman JC Institute) serta pengurus JMSI Sumbar dan undangan lainnya.

Sementara, Sekjen JMSI Sumbar Mahmud Marhaba, JMSI telah berdiri 29 Provinsi seluruh Indonesia, telah melaksanakan Rakerda JMSI Sumbar merupakan daerah ketiga melaksanakan Rakerda setelah Jawa Timur dan NTB.

"Saya sangat mengapresiasi JMSI Sumbar, karena telah berhasil menggelar Rakerda pertama," ujar Mahmud Marhaba.

Ketua JMSI Sumbar Syahrial Aziz didampingi Sekretaris Aguswanto mengatakan, pihaknya mengharapkan pemerintah untuk berkerjasama dengan media siber dalam naungan JMSI Sumbar.

"Kami berharap agar media - media terverifikasi di Dewan Pers," ujar Syahrial Aziz Ketua Pelaksana Rakerda, JMSI, Yuliadi Chandra mengatakan, rakerda ini untuk memantapkan verifikasi secara faktual oleh Dewan Pers dan menyusun program kerja JMSI Sumbar. (*)

Komentar