Kunjungan Wisatawan ke Kota Pariaman Alami Peningkatan

Metro-105 hit 16-05-2021 12:24
Petugas Sat Pol PP Kota Pariaman lakukan pengawasan Prokes di salah satu tempat wisata di Kota Pariaman, Sabtu (15/5). (Dok : Istimewa)
Petugas Sat Pol PP Kota Pariaman lakukan pengawasan Prokes di salah satu tempat wisata di Kota Pariaman, Sabtu (15/5). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala - Tiga hari pascalebaran Idul Fitri 1442 Hijriah/2021 Masehi, jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Pariaman alami peningkatan. Grafik kenaikkan pengunjung itu terlihat pada perbandingan data kunjungan pada Jumat (14/5) dan Sabtu (15/5) yang dirangkum Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman.

Ramainya wisatawan ke Kota Pariaman untuk mengisi liburan Lebaran kali ini karena kota ini berada di zona Kuning penyebaran Covid-19 di Sumbar. Ini berarti kawasan wisata tetap bisa dibuka namun tetap mempertahankan protokol kesehatan (Prokes).

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman, Dwi Marhen Yono, mengungkapkan berdasarkan data tiket dan karcis masuk di beberapa tempa wisata di Kota Pariaman pada Jumat (14/5) totalnya jumlannya sebanyak 3.128 orang

Baca Juga

"Dapat dirinci pada Jumat itu menunjukkan, untuk kunjungan wisatawan di Pantai Gandoriah sebanyak 1.649 orang. Jumlah kunjungan di Pantai Kata sebanyak 1.407 orang, dan wisatawan yang ke Pulau Angso Duo sebanyak 72 orang, dan bila dinominalkan dengan jumlah Pendapatan Asli Daerah yang diterima dari retribusi tersebut sebanyak Rp.15.994.000 pada hari itu (Jumat, red)," ungkap Marhen.

Sedangkan, sebutnya, pada Sabtu (15/5) jumlah kunjungan ke kota ini alami peningkatan sekitar 50 persen. Misalnya, kunjungan wisatawan untuk Pantai Gandoriah sebanyak 4.264 orang, Pantai Kata sebanyak 3.483 orang dan Pulau Angso Duo naik menjadi 460 orang.

"Kalau ditotalkan ada sebanyak 8.207 orang yang berkunjung ke sini (Kota Pariaman, red) dengan pendapatan sebanyak Rp.43.335.000," ungkap Marhen lagi.

Dia kemudian menyebut, kalau pendapatan dari jumlah kunjungan wisatawan itu digabung dalam dua hari itu (Jumat-Sabtu, red), maka totalnya sebesar Rp.59.329.000.

Dengan jumlah tersebut, lanjutnya, tentu para pengunjung melakukan transaksi di lokasi destinasi yang menambah nilai jual ekonomi pedagang yang ada di objek wisata di Kota Pariaman itu, sekaligus hal itu meningkatkan PDRB kota.

Siapkan Pengamanan di Objek Wisata

Di sisi lain, Marhen menyampaikan, seiring libur Lebaran pihaknya bersama Polres Pariaman dan Kodim 0308/Pariaman menyiapkan pengamanan dan pengawasan terhadap para pengunjung pada Minggu (16/5).

Soalnya kami memprediksikan jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Pariaman akan lebih banyak dibandingkan dua hari sebelumnya," jelas Marhen.

Dia juga meminta para pengunjung yang berwisata untuk tetap terapkan protokol kesehatan (Prokes) sebelum memasuki area wisata. "Jika ada yang tidak mematuhi, petugas tidak akan mengizinkan masuk ke dalam kawasan wisata Kota Pariaman," pungkas Marhen. (*)

Komentar