8 KWT Pariaman Dapat Bantuan Bibit dan Tanaman

Metro-57 hit 05-08-2020 17:55
Ketua TP PKK Kota Pariaman, Ny Lucyanel Genius Umar serahkan bantuan bantuan tanaman buah dan bibit sayuran, kepada delapan KWT Kota Pariaman, Rabu (5/8). (Dok : Istimewa)
Ketua TP PKK Kota Pariaman, Ny Lucyanel Genius Umar serahkan bantuan bantuan tanaman buah dan bibit sayuran, kepada delapan KWT Kota Pariaman, Rabu (5/8). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala - Ketua TP PKK Kota Pariaman, Ny Lucyanel Genius Umar menyebutkan Kelompok Wanita Tani (KWT) merupakan garda terdepan ketahanan pangan bagi keluarga dan daerahnya.

Hal ini disampaikanya ketika saat serahkan bantuan tanaman buah dan bibit sayuran kepada sejumlah KWT di halaman rumah dinas Wali Kota Pariaman, Rabu (5/8).

Lucyanel Genius Umar mengatakan di masa pandemi Covid-19 masih berlangsung, jadi tidak boleh larut dengan situasi yang ada, dan harus selalu tetap aktif dan produktif.

Baca Juga

"Semua tidak tahu kapan Covid-19 ini akan berakhir, karena itu kita harus selalu produktif untuk mencari rezeki dan berusaha untuk mencukupi pangan keluarga kita, salah satunya dengan menanam sendiri tanaman sayur dan buah di halaman rumah sendiri atau halaman kelompok bersama," ucapnya.

Untuk tahap pertama ini, Lucyanel Genius menyampaikan baru delapan KWT dari 70 KWT yang ada di Kota Pariaman yang mendapat bantuan tanaman buah dan bibit sayuran, dari Dinas Pertanian Pangan Perikanan (PPP) Kota Pariaman. Sisanya, bantuan bagi 62 KWT lagi akan diserahkan dalam waktu dekat.

Masing-masing KWT mendapat bantuan berupa 25 batang tanaman buah, mulai dari buah jambu kristal, jambu biji, lengkeng madu, jeruk madu dan nangka. Untuk bibit sayuran sebanyak 20 paket, seperti bibit kangkung, tomat, terong dan lainnya.

Selain itu juga dibantu dengan pupuk NPK sebanyak 125 Kg dan pupuk kandang sebanyak 1.250 Kg, kemudian polybag sebanyak 25 Kg, pot tanaman sebanyak 120 buah serta empat buah rak vertikultur.

"Dengan terpenuhinya kebutuhan pangan dari para anggota KWT, diharapkan Kota Pariaman bisa menjadi daerah tangguh pangan dan juga mempunyai ketahanan pangan sendiri, sehingga kota ini tidak tergantung lagi dengan daerah lain, karena pangannya tercukupi," kata Lucyanel Genius.

Komentar