Sejumlah Orang Disanksi Push Up

Metro-234 hit 18-06-2021 21:04
Masyarakat yang terjadi operasi Yustisi di Ulakan Tapakis disuruh push up tim Satgas Covid-16 kecamatan itu, Jumat (18/6). (Dok : Istimewa)
Masyarakat yang terjadi operasi Yustisi di Ulakan Tapakis disuruh push up tim Satgas Covid-16 kecamatan itu, Jumat (18/6). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padangpariaman, Arunala -- Pasca Satgas Covid-19 Sumbar menetapkan Kabupaten Padangpariaman sebagai zona merah penyebaran Covid-19, perangkat Kecamatan Ulakan Tapakih (Ultap) menggelar Operasi Yustisi di lokasi-lokasi strategis dan berisiko tinggi terhadap penyebaran wabah itu, Jumat (18/6).

Operasi Yustisi di kecamatan itu dilakukan bersama Polsek dan Koramil setempat dan juga melibatkan perangkat kecamatan dan nagari serta pihak puskesman di sana. Dan pelaksanaan operasi itu dilaksanakan di Nagari Tapakih, tepatnya di jalan raya Tiram Tapakih yang menghubungkan Padang dengan Pariaman.

"Sasaran operasi yakni pengemudi kendaraan atau warga yang melintas di jalan itu, dan tidak memakai masker. Bagi warga yang tidak membawa masker dilakukan penyuluhan dan diberi sanksi hukuman berupa push up di lokasi dan kemudian diberikan masker untuk dipakainya," Kapolsek Nan Sabaris, Iptu Zulkanaini hari itu.

Baca Juga

Dirinya menyebut, operasi ini digelar dalam menindaklanjuti penegakan protokol kesehatan (Prokes) di wilayah Kecamatan Ulakan Tapakih, juga merujuk Surat Edaran (SE) Bupati Padangpariaman Nomor 002/Satgas Covid-19 Pd.Prm/VI/2021 tanggal 14 Juni 2021, tentang tindak lanjut pencegahan penyebaran Covid-19 di kabupaten itu.

"Karena kabupaten ini zona merah, kami dari Tim Satgas Kecamatan Ulakan Tapakih berinisiatif lakukan pengawasan mobilitas dan penerapan prokes kepada masyarakat. Bagi warga yang melanggar diberi sanksi push up, dan penyuluhan," sebut Zulkanaini.

Dia berharap pasca operasi ini makin tinggi tingkat kepatuhan masyarakat terhadap prokes. Sehingga pada periode mendatang, Kabupaten Padangariaman bisa kembali ke zona orange atau berisiko sedang.

Sedangkan Kepala Puskesmas Ulakan, Drg Wiwik Else Loraina mengatakan disamping pembagian masker, juga dilakukan pengukuran suhu tubuh bagi masyarakat yang lewat dengan menggunakan Thermogun.

"Apabila ditemukan suhu tubuh diatas 37 derajat celcius, diperiksa kondisi kesehatannya lebih lanjut di Puskesmas Ulakan," kata Wiwik.

Komentar