Nofal: BP Harus Manfaatkan Digitalisasi Informasi

Metro-83 hit 12-08-2021 12:31
Komisioner KI Sumbar saat memberikan materi saat bimtek monev Keterbukaan Informasi Publik secara hybrid, Kamis (12/8). (Dok : Istimewa)
Komisioner KI Sumbar saat memberikan materi saat bimtek monev Keterbukaan Informasi Publik secara hybrid, Kamis (12/8). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Komisi Informasi (KI) Sumbar sebagai lembaga bentukan UU 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, gelar bimbingan teknis (Bimtek) Monitoring Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik secara hybrid.

"Pelaksanaan bimtek digelar untuk lebih memasifkan penerapan keterbukaan informasi publik. Bimtek tahun ini beda, karena masih PPKM Level 4 maka digelar secara hybrid (during dan luring)," ujar Ketua KI Sumbar, Nofal Wiska, di Primiere Grand Zuri Hotel Padang, Kamis (12/8).

Dia mengatakan, pelaksanaan bimtek monev ini sempat tertunda beberapa kali sejak launching awal Juli lalu.

Baca Juga

Nofal mengatakan, untuk bimtek kali ini menerapkan prokes Covid-19 secara ketat, ini dilihat dengan adanya pembatasan jumlah peserta bimtek, dan peserta harus memakai masker sepanjang kegiatan bimtek berlangsung.

Dia menambahkan, bimtek monev Keterbukaan Informasi Publik Badan Publik (KIP-BP) 2021 ini beda dari sebelumnya.

Ada tiga materi dalam bimtek kali ini, yang disampaikan secara bergiliran oleh pemateri dari unsur KI Sumbar.

Misalnya, materi penguatan kapasitas PPID dalam pengelolaan dan pelayanan informasi publik disampaikan di sesi I oleh Nofal Wiska.

Materi kedua menyangkut SOP dan penyusunan DIP oleh Arif Yumardi, kemudian di sesi 3 materi menyangkut Mekanisme dan Alur Monev 2021 yang disampaikan Tanti Endang Lestari, sedangkan modetatornya Adrian Tuswandi

Menurutnya, saat ini muncul prilaku baru masyarakat dari pandemi ini, yakni banyak masyarakat memanfaatkan teknologi informasi berbasiskan digitalisasi.

"Untuk itu bimtek KIP-BP 2021 ini memfokuskan kepada pemanfaatan digital informasi, kuisioner sebagai tahap awal diisi lewat online, tidak manual lagi," kata Nofal Wiska.

Komentar