Pascasarjana PAUD Universitas Panca Sakti Bekasi PKM di Tanahdatar

Edukasi- 20-05-2024 10:40
Para mahasiswa PAUD Universitas Panca Sakti Bekasi saat laksanakan program
Para mahasiswa PAUD Universitas Panca Sakti Bekasi saat laksanakan program "Merdeka Bermain" di Kabupaten Tanahdatar beberapa waktu lalu. (dok : istimewa)

Tanahdatar, Arunala.com - Enam mahasiswa pascasarjana Universitas Panca Sakti Bekasi bersama Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Tanahdatar, mengadakan kegiatan di kabupaten itu belum lama ini.

Kegiatan bersama yang mereka adakan berupa program "Merdeka Bermain" dalam pendidikan anak usia dini (PAUD) pada Kurikulum Merdeka RA.

Dr Nita Priyanti, M.Pd selaku dosen pembimbing mahasiswa ini menyebutkan, ini langkah pertama bagi para mahasiswa Pascasarjana PAUD Universitas Panca Sakti Bekasi, di tahap bimbingan teknis.

"Langkah awal ini dimulai dari pengamatan pengamatan proses pembelajaran di empat Satuan RA (Raudhatul Athfal) di Kabupaten Tanahdatar," kata Nita.

Pengamatan tersebut, ucap Nita, merupakan bagian integral dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa.

Dalam tahap pengamatan ini, mahasiswa tidak hanya melihat, tapi juga mencermati secara mendalam proses pembelajaran yang terjadi di setiap Satuan RA yang mereka kunjungi.

Mereka mencatat berbagai hal mulai dari struktur ruang kelas, metode pengajaran yang digunakan, hingga interaksi antara guru dan anak-anak.

"Tujuan dari pengamatan ini adalah untuk memahami konteks pendidikan anak usia dini di Kabupaten Tanahdatar secara lebih mendalam," tukas Nita lagi.

Dia melanjutkan, dengan memahami kondisi dan tantangan yang dihadapi oleh para guru di lapangan, mahasiswa dapat merancang program bimbingan teknis yang relevan dan efektif.

Melalui pengamatan tersebut, mahasiswa dapat mengidentifikasi potensi dan hambatan dalam implementasi konsep "Merdeka Bermain" di lapangan.

Para mahasiswa ini, imbuhnya, juga dapat mengumpulkan data yang diperlukan untuk merancang strategi pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing Satuan RA.

"Hal ini membantu mahasiswa dalam memahami konteks sosial, budaya, dan lingkungan tempat pendidikan tersebut berada," tutur Nita.

Di sisi lain, Nita juga menjelaskan, pihaknya perlu memberikan Insight kepada teman-teman RA yang ada di di Sumbarnext

Komentar