Juli Depan, Hoyak Tabuik Piaman 2024 Digelar

Nasional- 25-05-2024 10:35
Rapat pembentukan panitia Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2024 di Pemko Pariaman, Rabu (22/5/2024). (dok ; kominfo kota pariaman)
Rapat pembentukan panitia Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2024 di Pemko Pariaman, Rabu (22/5/2024). (dok ; kominfo kota pariaman)

Pariaman, Arunala. com – Sekitar dua bulan kedepan, Kota Pariaman akan melaksanakan Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2024. Direncanakan iven budaya ini digelar 7 hingga 21 Juli nanti.

Jelang pelaksanaan, Pemko Pariaman membentuk panitia dari kegiatan itu, dihadiri kepala OPD, Polres, Kodim, KAN Pasa dan Subarang, Niniak Mamak, Bundo Kanduang, serta tokoh masyarakat Pariaman, dan komunitas seni budaya setempat, Rabu (22/5/2024)

Dalam rapat yang dipimpin Asisten I, Yaminu Rizal itu, ditunjuk Dr Firman Syakri Pribadi yang juga dosen Unisbar Pariaman sebagai ketua panitia kegiatan.

Selain itu rapat juga membahas struktur organisasi panitia dan pembagian tugas. Untuk Sekretaris Panitia Tabuik dipercayakan kepada Riky Falantino dari anak nagari subarang yang juga Sekretaris Dinas Kominfo Kota Pariaman.

Rapat juga membahas jadwal kegiatan pra-acara, termasuk serangkaian workshop dan pelatihan untuk para peserta dan relawan yang akan dilaksanakan mulai bulan Juni mendatang.

Firman menyebutkan, persiapan akan segera dimulai dengan fokus utama pada koordinasi terhadap semua pemangku kepentingan.

"Kami berkomitmen membuat Pesona Tabuik tahun ini lebih meriah dan menarik dari tahun-tahun sebelumnya. Inovasi dan kreatifitas akan menjadi kunci utama dalam pelaksanaan acara ini," kata Adjo Fe panggilan populer dari Firman Syakri Pribadi.

Dirinya juga menekankan pentingnya kolaborasi antara semua pihak untuk memastikan kesuksesan acara ini.

Hal lain disampaikan Firman, semangat gotong royong dan kebersamaan adalah kunci dari keberhasilan Pesona Tabuik.

"Mari kita bersama-sama menjaga dan melestarikan budaya kita," ajak Firman.

Seperti diketahui, Pesona Tabuik merupakan acara budaya yang sangat dinantikan oleh masyarakat Pariaman dan sekitarnya.

Festival ini menggabungkan berbagai elemen tradisi dan seni budaya yang mencerminkan kekayaan budaya Kota Pariaman, khususnya tradisi tabuik, acara ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya lokal tetapi juga menjadi daya tarik wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri. (*)

Komentar