Padang, Arunala.com--Rektor Universitas Andalas (Unand) Efa Yonnedi PhD mengucapkan selamat atas terpilih dan ditetapkannya Direksi Bank Nagari Periode 2024-2029. Ia menekankan tantangan menjadi pemimpin sebuah perbankan saat ini tidaklah mudah. Pasalnya ada headwind atau badai dari depan yang akan menghadang.
"Selama ini tantangan perbankan itu hanya datang dari belakang. Sekarang, itu berada di depan," kata Rektor Unand Efa Yonnedi PhD usai Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Dekan Fakultas Ekonomi & Bisnis serta Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat di Convention Hall Unand, Rabu (26/6/2024).
Ia menyebutkan headwind pertama, kompetisi saat ini sangat ketat. Bersaing tidak hanya dengan bank tapi juga teknologi.
"FinTech atau financial technology yang sebelumnya belum ada, sekarang sudah menjamur. Tidak sekadar memberikan pinjaman tapi juga bisa memobilisasi dana dari masyarakat," ungkap mantan Komisaris Independen Bank Nagari periode 2012-2016 dan Komisaris Utama Bank Nagari 2916-2020 ini.
Kompetisi yang semakin kuat itu, tutur Efa, seharusnya dijawab. Karena di samping ancaman juga ada peluang. "Direksi yang inovatif dengan beradaptasi cepat akan mampu membikin produk-produk yang bersaing. Produk bersaing itu sederhana yakni harga murah dan kualitas bagus," ucapnya.
Headwind kedua, sebut Efa, nasabah itu semakin rewel dan banyak maunya. Artinya jika kita sama dengan toko sebelah belum tentu nasabah datang. Produknya dan harganya sama belum tentu dia datang.
"Jadi memang harus mampu meningkatkan pelayanan pada nasabah. Bank mesti menjadi customer centric atau berpusat pada customer," tutur Ekonom ini.
Ketiga, tutur Efa, transformasi digital. Dimana direksi harus mampu memanfaatkan perkembangan teknologi digital dan mentransformasi teknologinya. Itu akan menciptakan peluang-peluang bisnis baru.
"Dan saya yakin dengan kepemimpinan direksi Bank Nagari yang baru, muda-muda, mau belajar, merasa kurang dan merasa belum cukup akan bisa menavigasi kapal Bank Nagari. Kita confident tim ini akan bisa bekerja dengan maksimal. Kita tunggu hasilnya," tegas Efa.next


Komentar