Katuju dan JNE Gerak Bersama Bangkitkan Ekonomi Bangsa

Ekonomi- 28-06-2024 15:10
Manajer Produksi dan Operasional CV Kuliner Makmur Sejahtera Andres Hidayat memperlihatkan rendang Katuju di kantor Katuju Jalan Lolong Karan, Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Rabu (26/6/2024). FAJRIL
Manajer Produksi dan Operasional CV Kuliner Makmur Sejahtera Andres Hidayat memperlihatkan rendang Katuju di kantor Katuju Jalan Lolong Karan, Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Rabu (26/6/2024). FAJRIL

>

“Kita juga berinovasi ke rendang vegan atau rendang nabati. Seperti rendang jantung pisang, rendang jengkol, rendang jamur tiram, rendang kacang medan, rendang kacang merah, rendang singkong. Varian lainnya juga ada pasta rendang,” tutur Andres.

Rendang Katuju, tuturnya, dibuat dari bahan pilihan berkualitas yang diracik dengan rempah kunci tradisional yang tumbuh di alam Minangkabau, sehingga rasa otentiknya masih terpelihara. “Dapat diartikan, rendang Katuju ini otentik tapi sudah disesuaikan dengan selera nasional. Pasalnya, kita tidak ambil pasar di Kota Padang saja. Tapi ambil pasar nasional,” paparnya.

Sisi premium yang diciptakan tidak hanya dari rasa dengan perpaduan rempah yang telah diteliti sejak lama. Akan tetapi juga dengan kemasan yang sangat menarik dan higienis. “Awalnya rendang Katuju ini dikemas dalam satu pouch seberat 250 gram, diisi lima irisan rendang yang dibungkus lagi dengan sachet (kemasan kecil). Pengemasan demikian demi menjaga kualitas rasa rendang. Jadi rasa rendang yang tersisa tidak rusak dan tetap higienis, karena tetap terbungkus baik dalam sachetnya. Inovasi kemasan Katuju dengan sachet per porsi itu pertama di Sumbar,” tutur Andres.

Seiring dengan kemajuan teknologi pangan dan menyiasati supaya lebih tahan lama, kemasan yang diaplikasikan pada produk rendang saat ini bukan lagi per sachet. Akan tetapi berbahan alumunium foil retort, kemasan primer tahan panas tinggi karena produk harus melewati proses sterilisasi. Ini agar produk bisa tahan selama satu tahun lebih.

“Meski masih skala UMKM, tetapi kita bisa membuat dalam jumlah yang banyak dan rasa yang standar, karena pakai gramasi. Tentu berat per pouchnya kini menjadi 200 gram,” jelas dia.next

Komentar