Padang, Arunala.com--Kinerja PT Bank Nagari pada semester I tahun 2024 terus menunjukkan pertumbuhan. Seiring pertumbuhan bisnis bank tersebut berdampak kepada perolehan laba bersih pada semester I tahun 2024 mencapai Rp 224,82 miliar.
"Total aset Bank Nagari terus mengalami peningkatan sejalan dengan pertumbuhan penyaluran kredit/pembiayaan dan penghimpunan dana pihak ketiga. Dimana total aset Juni 2024 mencapai Rp 32,37 triliun atau tumbuh Rp 459,57 miliar atau 1,44 persen dari Desember 2023. Jika dibanding dengan Juni 2023, total aset bertumbuh Rp 1,07 triliun atau 3,42 persen," kata Direktur Utama Bank Nagari Gusti Candra saat Silaturahmi Direksi Periode 2024-2028 dengan Media di Aula Lantai IV Kantor Pusat Bank Nagari, Jumat (5/7/2024).
Turut hadir Komisaris Bank Nagari Manar Fuadi dan Edrizanof, Direktur Keuangan Roni Edrian, Direktur Operasional Zilfa Efrizon dan Direktur Kepatuhan Sukardi.
Dari sisi penghimpunan dana pihak ketiga, sebut Gusti Candra, Bank Nagari mampu mencapai posisi Rp26,68 triliun, tumbuh Rp732,93 miliar atau 2,82% dari Desember 2023. "Jika dibanding dengan Juni 2023, total dana pihak ketiga bertumbuh Rp 820,94 miliar atau 3,17 persen," sebutnya.
Ia menyebutkan kredit/pembiayaan terus mengalami peningkatan sejak awal tahun hingga mencapai Rp 24,90 triliun, tumbuh Rp 863,61 miliar atau 3,59 persen dari Desember 2023. "Jika dibanding dengan Juni 2023, total kredit/pembiayaan bertumbuh Rp 1,57 triliun atau 6,73 persen. Ini angka yang cukup signifikan bagi Sumbar," papar Gusti Candra.
Dengan pertumbuhan bisnis tersebut, sebut Gusti Candra, Bank Nagari menutup semester I tahun ini dengan laba Bank Nagari Rp 224,82 miliar di tengah-tengah tekanan meningkatnya suku bunga yang meningkat. "Bagaimana kondisi BI seven days repo rate hari ini, bagaimana tekanan geopolitik, ketatnya uang di pasar. Termasuk juga bagaimana pemerintah melahirkan instrumen-instrumen keuangan seperti SRBI menandakan bahwa dana di pasar cukup ketat. Sehingga membuat cost of fund bank akan tertekan. Itu bedanya antara tahun 2024 dengan tahun 2023," ungkap Gusti Candranext


Komentar