.
Kemudian ada produk uniqueness syariah. "Hanya ada di syariah tapi tidak ada di konvensional. Contohnya ada gadai emas, tabungan haji, tabungan qurban. Tabungan qurban itu akan kami kembangkan menjadi Tabungan qurban dan akikah. Karena itulah kearifan lokal yang ada di Sumbar," ungkapnya.
Selain itu, ada tabungan umrah, tabungan haji muda. "Untuk berangkat haji saat ini waiting listnya sangat lama yakni 25 tahun. Pada tabungan haji muda ini, anak akan mendapatkan porsi haji ketika berusia 12 tahun. Sehingga di Sumbar ini nantinya akan banyak lahir haji-haji muda. Tentunya itu akan mendapatkan berkah dan rahmat dari Allah SWT dan dijauhkan daerah ini dari bala bencana," harapnya.
Oleh karena itu, tutur Gusti Candra, sekaitan dengan proses konversi syariah yang sedang berlanjut, Bank Nagari terus melakukan penguatan Unit Usaha Syariah. Penguatan itu terlihat dari meningkatnya share Unit Usaha Syariah terhadap induknya. Sebelumnya hanya di kisaran 9-10 persen maka hari ini sudah mencapai 15 persen.
"Dan di rencana bisnis bank (RBB) Bank Nagari tahun 2024, share Unit Usaha Syariah terhadap induknya itu akan ditingkatkan lagi," ucapnya.
Ia menekankan sepanjang bank itu melahirkan produk dan layanan yang cepat, mudah, murah, aman dan andal tidak ada alasan tidak memilih. "Kami menyediakan produk dan layanan syariah yang sama bagusnya dengan konvensional. Silakan masyarakat memilih dan bahkan ada masyarakat dual banking," tukasnya. (*)


Komentar