Padangpanjang, Arunala.com - Harga komoditas cabai di Kota Padangpanjang di minggu ketiga Januari 2026 ini turun dari sebelumnya.
Penurunan harga itu tidak untuk cabai merah saja, namun cabai hijau dan cabai rawit juga turun . Kondisi ini sedikit merasa lega mengingat komoditi ini sangat dibutuhkan warga.
Memasuki minggu ketiga Januari 2026, pergerakan harga bahan pokok di Kota Padang Panjang menunjukkan tren yang cukup menenangkan bagi masyarakat.
Dalam laporannya, Analis Perekonomian Sekretariat Kota (Setko) Padangpanjang, Chandra Erfiko, mengatakan penurunan harga cabai tersebut merupakan bagian dari fluktuasi harga 13 komoditas yang dipantau Pemko Padangpanjang pada minggu ketiga Januari 2026.
"Penurunan harga cabai ini menjadi bagian dari fluktuasi harga 13 komoditas yang dipantau pada minggu ketiga Januari 2026," ujar Chandra Erfiko, Minggu (25/1/2026).
Dari hasil pemantauan tersebut, jelasnya, tercatat sepuluh komoditas mengalami penurunan harga, sementara tiga komoditas lainnya justru mengalami kenaikan.
Penurunan paling tajam terjadi pada cabai rawit yang selama beberapa waktu terakhir sempat berada pada level harga tinggi.
Dia menyebut, penurunan paling signifikan terjadi pada cabai rawit yang turun Rp30.034 dari Rp101.684 menjadi Rp71.650 per kilogram.
Selain itu, cabai hijau turun Rp8.333 dari Rp58.333 menjadi Rp50 ribu per kilogram, dan cabai merah turun Rp7.334 dari Rp52.184 menjadi Rp44.850 per kilogram.
Ia menjelaskan, turunnya harga cabai di Padang Panjang tidak terlepas dari kondisi pasokan yang relatif stabil.
Ketersediaan stok yang mencukupi serta distribusi yang lancar ke pasar-pasar dinilai berdampak langsung terhadap penurunan harga di tingkat konsumen.
"Turunnya harga cabai didorong oleh ketersediaan stok yang cukup serta kelancaran pasokan ke pasar Kota Padang Panjang, sehingga berdampak langsung pada harga di tingkat konsumen," tuturnya. (*/tqa)


Komentar