Padang, Arunala.com - Kegiatan Ramadan Halal Fest 2026 yang digelar di Masjid Al -Hakim, Kota Padang, resmi dibuka Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, Jumat (20/2/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian RAMAH (Ramadan di Masjid Al Hakim) 1447 H yang mengintegrasikan aspek ibadah, sosial, dan penguatan ekonomi syariah.
Rangkaian kegiatan selama penyelenggaraan RAMAH 1447 H antara lain, salat tarawih, kajian subuh/muhasabah, buka puasa bersama, i'tikaf.
Kemudian ada juga Ramadan Halal Fest atau Pasar Pabukoan UMKM yang digelar di area palanta pantai dengan suasana nyaman dan terbuka bagi masyarakat.
"Kegiatan ini bertujuan menjadikan masjid sebagai pusat halal lifestyle, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat penguatan ekonomi umat," ujar Mahyeldi.
Menurutnya, Ramadan Halal Fest merupakan bentuk kolaborasi strategis antara Masjid Al-Hakim, Bank Indonesia, dan Bank Nagari.
Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong penguatan ekonomi syariah sekaligus memberdayakan UMKM lokal sebagai bagian dari komitmen membangun Sumbar yang religius dan sejahtera.
Pasa Pabukuan
Mengenai pasa pabukoan digelaran acara itu, Mahyeldi menilai pasar itu bukan sekadar tempat transaksi jual beli makanan berbuka puasa, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi dan penguatan ekonomi masyarakat kecil.
Tahun ini, Pasar Pabukoan yang dikelola oleh RAMAH menghadirkan 50 booth UMKM unggulan bersertifikat halal, dengan beragam menu berbuka puasa yang menarik dan berkualitas.
Ia pun mengajak masyarakat menjadikan Ramadan Halal Fest sebagai momentum memperkuat ukhuwah, mendorong transaksi halal dan digital, memberdayakan UMKM, serta berbagi kebahagiaan melalui paket Lebaran bagi masyarakat yang membutuhkan.
"Semoga Allah SWT memberkahi setiap langkah dan niat baik kita, serta menjadikan Sumbar sebagai daerah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur," ungkapnya.
Di akhir sambutannya, Mahyeldi menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia dan Bank Nagari atas dukungan terhadap kegiatan tersebut, termasuk penyediaan paket Lebaran dan edukasi keuangan syariahnext


Komentar