Antisipasi Kendala Pengiriman BBM di Sumbar, Pertamina Patra Niaga Siapkan Mitigasi Distribusi

Metro- 04-07-2026 21:10
Foto sejumlah truk tangki BBM Pertamina yang alami kendala pendistribusian dan kondisi SPBU yang butuh suplai BBM. IST
Foto sejumlah truk tangki BBM Pertamina yang alami kendala pendistribusian dan kondisi SPBU yang butuh suplai BBM. IST

Padang, Arunala.com - Kendati menghadapi berbagai kendala di sejumlah tempat di Sumbar, pihak

Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus optimalkan pendistribusian BBM ke sejumlah SPBU di Sumbar.

Penjelasan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui rilis yang diterima, Sabtu malam (4/7/2026) menyebut ada sejumlah kendala yang menjadikan distribusi BBM itu alami keterlambatan.

Kendala itu mulai pekerjaan rehabilitasi Jembatan Bukit Putus pada ruas jalan menuju IT Teluk Kabung yang dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Kemudian pekerjaan pengaspalan di kawasan Lembah Anai yang menerapkan sistem buka tutup jalur, serta kondisi lalu lintas pada ruas Sitinjau Lauik yang kerap mengalami kepadatan akibat insiden kendaraan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, dalam rilisnya mengatakan, berbagai kondisi tersebut menyebabkan waktu tempuh armada mobil tangki menuju SPBU menjadi lebih panjang dibandingkan kondisi normal.

"Sebagai bentuk antisipasi, sejak 3 Juli 2026, IT Teluk Kabung telah mengoperasikan layanan penyaluran selama 24 jam penuh guna mengoptimalkan proses distribusi BBM ke seluruh wilayah layanan," katanya.

Selain itu, sebut Fahrougi, pihaknya juga menambah armada mobil tangki untuk memperkuat kapasitas distribusi sehingga proses penyaluran kepada SPBU dapat berlangsung lebih optimal di tengah meningkatnya waktu tempuh perjalanan.

Ia menambahkan, sejalan dengan itu, Pertamina terus berkoordinasi dengan Pemprov Sumbar, kepolisian daerah setempat, dan instansi terkait guna mendukung pengaturan prioritas perjalanan armada mobil tangki BBM dan kendaraan pengangkut LPG, termasuk penerapan rekayasa lalu lintas pada jalur-jalur strategis distribusi.

"Dukungan pengawalan dari Kepolisian bagi armada mobil tangki yang melintasi kawasan rehabilitasi jembatan di Kecamatan Bungus juga dilakukan untuk memastikan distribusi energi kepada masyarakat tetap berjalan aman, lancar, dan tepat waktu," tukasnyanext

Komentar