.
Sementara itu, Pemimpin Divisi Pemasaran Bank Nagari,Syafrizal CH, menjelaskan bulan Maret ini merupakan kesempatan terakhir bagi nasabah untuk mengumpulkan poin undian. Mekanismenya cukup sederhana, yakni nasabah hanya perlu memiliki saldo minimal Rp1 juta. Setiap kelipatan saldo Rp250 ribu akan mendapatkan satu poin undian yang nantinya akan diakumulasikan hingga penutupan program.
"Hadiah yang disediakan dalam program ini sangat beragam dan menarik, sehingga nasabah diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan meningkatkan saldo tabungan mereka. Dengan semakin banyak poin yang dikumpulkan, peluang untuk memenangkan hadiah pun akan semakin besar," ucapnya.
Selain mengikuti undian Gebyar Hadiah Tabungan Bank Nagari, para nasabah Tabungan Simpeda juga berkesempatan mengikuti undian tingkat nasional. Undian Nasional Simpeda tersebut diselenggarakan olehASBANDAatau Asosiasi Bank Pembangunan Daerah, yang rencananya akan digelar pada 17 April 2026 diSurakarta. Kegiatan tersebut akan melibatkan seluruh Bank Pembangunan Daerah dari berbagai provinsi di Indonesia.
Bank Nagari juga mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati terhadap potensi penipuan yang kerap muncul menjelang atau setelah pelaksanaan program undian. Pihak bank menegaskan bahwa mereka tidak pernah meminta biaya apa pun kepada nasabah yang memenangkan hadiah undian. Selain itu, Bank Nagari juga tidak pernah meminta data rahasia seperti PIN, password, kode OTP, maupun kode akses melalui telepon atau pesan singkat.
Masyarakat diimbau untuk selalu memastikan bahwa informasi yang diterima terkait program undian berasal dari kanal resmi Bank Nagari. Jika terdapat pihak yang mengatasnamakan Bank Nagari dan meminta transfer sejumlah uang sebagai syarat pencairan hadiah, maka hal tersebut dapat dipastikan merupakan bentuk penipuan.(*)


Komentar