.
Selain upaya pencegahan melalui perbaikan nutrisi, perkembangan teknologi kedokteran juga memberikan peluang besar dalam melakukan deteksi dini terhadap kelainan bawaan. "Pemeriksaan ultrasonografi prenatal serta skrining biomarker maternal kini menjadi bagian penting dalam upaya identifikasi risiko kelainan sejak awal kehamilan. Dengan deteksi yang lebih cepat dan akurat, tenaga kesehatan dapat merencanakan penatalaksanaan yang lebih optimal bagi ibu maupun janin," tuturnya.
Sebagai rumah sakit rujukan tertinggi di Sumatera Barat, sebutnya, RSUP Dr. M. Djamil terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan janin. "Rumah sakit ini juga memperkuat upaya deteksi dini terhadap kelainan bawaan serta mendorong pengembangan ilmu kedokteran fetomaternal melalui integrasi antara pelayanan klinis, pendidikan, dan penelitian," ucap Dirut.
Ia berharap melalui kegiatan webinar ilmiah ini para tenaga kesehatan dapat memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya kesehatan kehamilan. "Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat program pencegahan kelainan bawaan serta meningkatkan kualitas layanan deteksi dini dan penatalaksanaan kelainan kongenital di Indonesia," harapnya.
Webinar tersebut menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya, yakni Dr. dr. Defrin, Sp.OG, Subsp. KFM membahas tentang Peran Asam Folat dalam Mencegah Kelainan Bawaan dan dr. Nelvianti Nelson, Sp.OG, Subsp. KFM membahas tentang Deteksi Dini Neural Tube Deffect: Mulai dari USG hingga Pemeriksaan Modern Masa Kini dan dimoderatori dr. Eko Apriandhi, Sp.OG.
Dr. dr. Defrin, Sp.OG, Subsp. KFM membahas tentang Peran Asam Folat dalam Mencegah Kelainan Bawaan menjelaskan asam folat merupakan salah satu mikronutrien penting yang berperan dalam proses pembentukan dan perkembangan sistem saraf janin pada awal kehamilan. Nutrisi ini dibutuhkan dalam proses pembelahan sel dan pembentukan DNA yang sangat aktif terjadi pada masa awal perkembangan embrio, terutama pada minggu-minggu pertama kehamilan ketika tabung saraf mulai terbentuk.
Ia menuturkan kekurangan asam folat pada masa sebelum kehamilan hingga trimester pertama dapat meningkatkan risiko terjadinya neural tube defects seperti spina bifida dan anencephaly. "Oleh karena itu, pemenuhan kebutuhan asam folat sangat dianjurkan bagi perempuan usia reproduktif, khususnya yang sedang merencanakan kehamilan," ucapnyanext


Komentar