.
Menurutnya, berbagai penelitian menunjukkan suplementasi asam folat yang dikonsumsi secara rutin sebelum kehamilan hingga awal masa kehamilan dapat menurunkan risiko kelainan tabung saraf secara signifikan. "Idealnya asam folat sudah mulai dikonsumsi setidaknya satu bulan sebelum kehamilan dan dilanjutkan pada trimester pertama karena proses penutupan tabung saraf terjadi sangat dini, bahkan sebelum banyak perempuan menyadari dirinya hamil," jelasnya.
Selain melalui suplemen, ia juga mengingatkan pentingnya mengonsumsi makanan yang kaya asam folat seperti sayuran hijau, kacang-kacangan, serta beberapa jenis buah. "Edukasi pentingnya asupan asam folat, perlu terus ditingkatkan agar masyarakat memahami bahwa pencegahan kelainan bawaan dapat dimulai bahkan sejak sebelum kehamilan terjadi," tukasnya. (*)


Komentar