Pendirian Pustroib Unand Jadi Langkah Strategis Siapkan SDM Infrastruktur Masa Depan

Edukasi- 05-06-2026 13:34
Gubernur Sumbar Mahyeldi hadir pendirian Pustroib di Universitas Andalas (Unand), Jumat (5/6/2026). IST
Gubernur Sumbar Mahyeldi hadir pendirian Pustroib di Universitas Andalas (Unand), Jumat (5/6/2026). IST

.

Karena itu, kehadiran Pustroib menjadi upaya memperkuat sekaligus memodernisasi kompetensi yang telah dimiliki daerah.

Ia juga mendorong agar PUSTROIB berkembang menjadi pusat unggulan nasional yang mampu mempertemukan dunia akademik, industri, pemerintah, hingga para pakar internasional dalam satu ekosistem kolaboratif.

"Kehadiran Pusat Studi Terowongan di Universitas Andalas sangat tepat. Ini menjadi langkah awal yang baik untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan sekaligus mewujudkan berbagai rencana besar pembangunan Sumatera Barat ke depan," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mahyeldi turut mengajak mahasiswa Unand memanfaatkan peluang kolaborasi dengan dunia industri untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapan menghadapi kebutuhan pasar kerja yang terus berkembang.

"Di kampus mahasiswa memperoleh teori dan metodologi. Namun di lapangan mereka akan berhadapan dengan persoalan yang lebih kompleks. Karena itu, kesempatan belajar dan berkolaborasi dengan dunia industri harus dimanfaatkan sebaik-baiknya," katanya.

Mahyeldi juga menyampaikan apresiasi kepada PT Hutama Karya yang dinilai konsisten mendukung pengembangan pendidikan tinggi melalui berbagai program kolaborasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Hutama Karya dan Universitas Andalas yang terus membangun sinergi dalam menyiapkan generasi muda yang unggul dan berdaya saing global," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Alumni Universitas Andalas yang juga merupakan Komisaris Utama PT Hutama Karya, Denny Abdi mengatakan pembangunan Jalan Tol Padang--Pekanbaru akan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi baru di Pulau Sumatera.

Menurutnya, konektivitas yang semakin baik akan mempercepat arus barang, jasa, dan investasi, sehingga memperkuat keterhubungan Sumatera Barat dengan berbagai pusat pertumbuhan ekonomi di Sumatera.

"Jika ruas tol ini tersambung, perputaran ekonomi akan meningkat signifikan. Ini bukan hanya untuk Sumatera Barat, tetapi akan menjadi motor penggerak ekonomi Pulau Sumatera," ujarnya.

Denny menjelaskan, salah satu tantangan terbesar pembangunan ruas Sicincin--Bukittinggi terletak pada aspek teknologi konstruksi. Karena itu, keberadaan PUSTROIB menjadi sangat penting dalam mendukung pengembangan keahlian, riset, dan inovasi di bidang konstruksi terowongannext

Komentar