Sumbar Masuk Empat Besar Nasional Pembentukan KMP, Mahyeldi Apresiasi Kinerja Tim Pendampingan

Ekonomi- 06-06-2026 15:45
Gubernur Mahyeldi serahkan penghargaan kepada PMO dan Business Assistant berprestasi yang sukses lakukan pemdampingan KDMP di Sumbar, Sabtu (6/6/2026). IST
Gubernur Mahyeldi serahkan penghargaan kepada PMO dan Business Assistant berprestasi yang sukses lakukan pemdampingan KDMP di Sumbar, Sabtu (6/6/2026). IST

.

"Pak Endrizal sudah lama berkecimpung di dunia koperasi. Pengalaman beliau membangun dan mengembangkan koperasi di Kabupaten Agam maupun Kota Padang menjadi modal penting dalam mendorong keberhasilan program Koperasi Merah Putih di Sumbar," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar, Endrizal, menjelaskan, Sumbar menjadi provinsi tercepat keempat di Indonesia dalam penyelesaian pembentukan dan legalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

"Sumbar berada di posisi empat nasional setelah Jawa Timur, DIY Yogyakarta, dan Jawa Tengah. Sebelumnya, provinsi ini juga termasuk daerah tercepat dalam pembentukan koperasi sehingga memperoleh penghargaan dari Kementerian Koperasi pada tahun 2025," ungkap Endrizal.

Ia menjelaskan, pemerintah pusat menugaskan sebanyak 40 Project Management Officer dan 125 Business Assistant untuk mendampingi pengembangan KDMP di seluruh kabupaten dan kota di Sumbar.

Masa tugas mereka berakhir pada 31 Mei 2026 setelah menjalankan pendampingan sejak akhir tahun lalu.

Dari hasil pendampingan tersebut, hingga saat ini telah diverifikasi sebanyak 888 lokasi gerai KDMP di Sumatera Barat. Dari jumlah tersebut, 211 gerai masih dalam tahap pembangunan dan 63 gerai telah selesai dibangun.

"Artinya sudah ada 274 gerai yang siap beroperasi dalam waktu dekat. Ini menunjukkan bahwa pelaksanaan program berjalan sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah pusat," jelasnya.

Selain itu, ia mengungkap Sumbar bersama DKI Jakarta juga tercatat sebagai daerah tercepat dalam pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Merah Putih.

Menurut Endrizal, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak yang terlibat, mulai dari PMO, Business Assistant, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, hingga para pengurus koperasi di lapangan.

"Keberhasilan ini lahir dari kolaborasi yang solid seluruh pemangku kepentingan. Karena itu kami menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan program ini," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Mahyeldi juga menyerahkan penghargaan kepada PMO dan Business Assistant berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mempercepat pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Sumbar.

Penghargaan PMO terbaik tingkat provinsi diberikan kepada Riko Andrian Putra, dan Mariska Saleha Rahman. PMO terbaik tingkat kabupaten diraih Rahmat Fauzan dari Kabupaten Limapuluh Kota.

Sementara itu, penghargaan Business Assistant terbaik tingkat kabupaten diraih Sofyandi dari Kabupaten Solok dan Business Assistant terbaik tingkat kota diraih Ika Akselia dari Kota Padang. (*/dpg)

Komentar