"Kami berharap RSU Bunda Padang terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan seiring dengan berkembangnya teknologi. Di sisi lain, masyarakat juga perlu semakin peduli terhadap upaya pencegahan penyakit melalui pemeriksaan kesehatan secara rutin agar kualitas hidup dapat terus meningkat," ujar Arry.
Sementara itu, Presiden Komisaris PT Bundamedik Tbk, Dr. dr. Ivan Rizal Sini, GDRM, MMIS, FRANZCOG, Sp.OG mengatakan perkembangan teknologi kesehatan harus dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Tantangan pelayanan kesehatan di Indonesia saat ini tidak hanya berkaitan dengan pemerataan fasilitas, tetapi juga distribusi tenaga medis dan akses terhadap teknologi medis modern.
Ivan menilai kehadiran sistem bedah robotik di RSU Bunda Padang menjadi sebuah terobosan penting mengingat selama ini layanan tersebut baru tersedia di sejumlah rumah sakit besar di Indonesia. "Teknologi bedah robotik memberikan tingkat presisi yang lebih tinggi, sehingga risiko komplikasi dapat ditekan, proses penyembuhan lebih cepat, dan pasien bisa kembali beraktivitas dalam waktu yang lebih singkat," ujarnya.
Ia juga mengungkapkan perkembangan teknologi kesehatan di masa mendatang akan membuka peluang penerapan telerobotic surgery, yaitu tindakan operasi yang dilakukan dokter dari lokasi berbeda dengan pasien. "Teknologi tersebut akan memperluas akses masyarakat di berbagai daerah untuk memperoleh layanan dokter spesialis tanpa harus terkendala jarak," tuturnya.
Meski demikian, Ivan menegaskan pengembangan teknologi kesehatan tidak dapat dilakukan sendiri oleh rumah sakit. "Diperlukan kolaborasi yang erat antara rumah sakit, pemerintah, organisasi profesi, hingga dunia pendidikan agar inovasi yang dihadirkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," ucap Ivan.
Sementara itu, Direktur RSU Bunda Padang, dr. Helgawati, MM mengatakan pengembangan fasilitas yang dilakukan merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan secara menyeluruh. Pembangunan tidak hanya menghadirkan gedung baru, tetapi juga memperkuat kapasitas layanan melalui penyediaan fasilitas medis yang lebih lengkap.
Gedung baru tersebut dilengkapi ruang perawatan intensif (ICU) berkapasitas 12 tempat tidur yang seluruhnya telah dilengkapi ventilator, ruang operasi modern, fasilitas diagnostik, serta ruang rawat inap dengan kapasitas awal sebanyak 59 tempat tidur. Ke depan, kapasitas tersebut akan terus ditingkatkan hingga mendekati 170 tempat tidur sesuai kebutuhan pelayanannext


Komentar