BPKH, Bank Nagari dan Semen Padang Dorong Kesiapan Finansial Pegawai untuk Haji

Ekonomi- 17-09-2026 17:34
Safari Haji Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) yang digelar bersama PT Bank Nagari melalui Unit Usaha Syariah (UUS) dan PT Semen Padang di Gedung Serbaguna PT Semen Padang, Kamis (17/9/2026). IST
Safari Haji Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) yang digelar bersama PT Bank Nagari melalui Unit Usaha Syariah (UUS) dan PT Semen Padang di Gedung Serbaguna PT Semen Padang, Kamis (17/9/2026). IST

Padang, Arunala.com—Niat menunaikan ibadah haji perlu diikuti dengan persiapan finansial sejak dini. Pesan itu mengemuka dalam Safari Haji Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) yang digelar bersama PT Bank Nagari melalui Unit Usaha Syariah (UUS) dan PT Semen Padang di Gedung Serbaguna PT Semen Padang, Kamis (17/9/2026).

Mengusung tema "Membangun Kesiapan Finansial Menuju Ibadah Haji", kegiatan tersebut diikuti sekitar 200 pegawai Semen Padang Group. Safari Haji ini menjadi wadah edukasi bagi peserta untuk memahami berbagai hal terkait penyelenggaraan haji, mulai dari mekanisme pendaftaran, pengelolaan dana haji, nilai manfaat selama masa tunggu, hingga pentingnya perencanaan keuangan sebelum keberangkatan.

Anggota Badan Pelaksana BPKH Harry Alexander mengatakan, ibadah haji merupakan perjalanan yang membutuhkan persiapan menyeluruh. Karena itu, calon jemaah perlu mempersiapkan diri jauh sebelum waktu keberangkatan. "Menabung secara terencana, memahami mekanisme pendaftaran, serta mengetahui bagaimana dana haji dikelola merupakan bagian penting dari ikhtiar menuju Baitullah," ujar Harry.

Ia menjelaskan, dana setoran jemaah yang dikelola BPKH ditempatkan dan diinvestasikan sesuai prinsip syariah untuk menghasilkan nilai manfaat selama masa tunggu. Pengelolaan dana tersebut, kata Harry, diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji sekaligus meningkatkan keterjangkauan biaya haji.

Di sisi lain, BPKH juga terus mendorong transparansi pengelolaan dana haji melalui pemanfaatan teknologi digital. Salah satunya lewat BPKH Apps. Aplikasi tersebut menyediakan sejumlah informasi bagi jemaah, seperti saldo virtual account, pertumbuhan nilai manfaat, laporan kinerja pengelolaan dana haji, estimasi keberangkatan, hingga riwayat distribusi nilai manfaat.

"Selama masa tunggu, dana haji dikelola secara profesional berdasarkan prinsip syariah untuk menghasilkan nilai manfaat. Transparansi juga terus kami perkuat melalui pemanfaatan teknologi digital," katanyanext

Komentar