Sukseskan Pariaman Risalah, Pemko Pariaman Targetkan Satu Rumah Minimal Satu Hafiz

Edukasi- 25-09-2026 11:47
Wali Kota Kota Yota Balad Bersama peserta hafiz Al Quran cilik saat peresmian Hafiz MDTA dan Hafiz Cilik se Kota Pariaman tahun 2026 di GOR Rajo Bujang, Jumat (25/9/2026). IST
Wali Kota Kota Yota Balad Bersama peserta hafiz Al Quran cilik saat peresmian Hafiz MDTA dan Hafiz Cilik se Kota Pariaman tahun 2026 di GOR Rajo Bujang, Jumat (25/9/2026). IST

Pariaman, Arunala.com - Pemko Pariaman sukses menggelar Lomba Hafiz MDTA dan Hafiz Cilik Se-Kota Pariaman Tahun 2026 di GOR Rajo Bujang pada Jumat (25/9/2026).

Kompetisi religius akbar yang dibuka Wali Kota Yota Balad didampingi Wakil Wali Kota Mulyadi ini diikuti oleh sebanyak 450 peserta dari berbagai wilayah di Kota Pariaman.

Dalam sambutannya, Yota Balad menegaskan bahwa perlombaan ini bukan sekadar ajang berburu juara, melainkan instrumen penting untuk mengukur keberhasilan program unggulan "Satu Rumah Satu Hafiz" yang berada di bawah payung visi Pariaman Risalah.

"Lomba ini adalah bagian dari langkah nyata kita mencetak generasi Qurani yang berakhlak mulia. Saat ini, tim pemantau mencatat sudah ada sekitar 3.000 anak hafiz yang tersebar di Kota Pariaman. Kami ingin memastikan visi setiap rumah memiliki minimal satu hafiz Al Quran benar-benar terwujud," ujar Yota Balad.

Melihat antusiasme masyarakat yang luar biasa, Wali Kota langsung memasang target baru yang lebih tinggi. Ia mengumumkan bahwa Kota Pariaman bersiap menjadi tuan rumah Lomba Hafiz tingkat Sumbar dan akan menjadikan kegiatan ini sebagai agenda tahunan rutin.

Demi mendukung keberlanjutan pembinaan Al Quran, Pemko Pariaman juga berkomitmen meningkatkan kesejahteraan dan insentif bagi para guru mengaji serta tenaga pendidik MDTA yang menjadi garda terdepan program ini.

Namun, Yota menekankan bahwa kesuksesan jangka panjang tetap membutuhkan sinergi erat dari para ulama, guru, lembaga pendidikan, dan seluruh lapisan masyarakat.

"Kami mengetuk hati dan mengajak seluruh orang tua yang memiliki anak usia PAUD, TK, hingga SD untuk bersama-sama menanamkan pembelajaran Al Quran sejak dini agar anak-anak kita tumbuh menjadi hafiz kebanggaan Kota Pariaman," pungkasnya. (*/cpt)

Komentar