Ponpes Muhammadiyah Pariaman mulai Dibangun

Metro- 14-10-2021 14:28
Wakil Wali Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin lakukan peletakan batu pertama pembangunan Ponpes Muhammadiyah di di Desa Manggung, Kamis (14/10). (Foto : Arzil)
Wakil Wali Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin lakukan peletakan batu pertama pembangunan Ponpes Muhammadiyah di di Desa Manggung, Kamis (14/10). (Foto : Arzil)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala -- Pembangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Muhammadiyah di Kota Pariaman resmi dimulai. Hal itu ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan pondasi ponpes itu oleh Wakil Wali Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin, di Desa Manggung, Kamis (14/10).

"Adanya ponpes ini adalah sebuah kebanggaan bagi pemerintah daerah yang merupakan bentuk pondasi berfikir dan landasan berpijak atas perkembangan pendidikan Islam di kota ini," kata Mardison.

Semoga, pinta Mardison, dengan adanya Pondok Pesantren (Ponpes) Muhammadiyah ini lahir pendakwah dan ulama yang dapat membesarkan nama Kota Pariaman dalam menyampaikan syiar Islam.

Baca Juga

"Jika dibaca dari sejarahnya, ini sudah yang ke-380 Ponpes yang dibangun di Indonesia oleh Muhammadiyah ," sebut dia.

Tidak dipungkiri Mardison, banyak kontribusi yang diberikan Muhammadiyah, mulai dari pelayanan kesehatan, pendidikan pesantren, pemeliharaan panti asuhan dan banyak lainnya yang sudah membantu pemerintah dalam rangka mewujudkan cita-cita bangsa ini yakni menjadikan manusia yang adil, makmur dan sejahtera.

Mardison minta mari bersama kitafastabiqul khairatatau berlomba -lomba dalam kebaikan serta bahu membahu dalam membangun Ponpes Muhammadiyah Pariaman ini.

"Jika kita berbuat sesuatu hal yang sifatnya ibadah pasti akan cepat selesai. Semoga ini bisa seiring sejalan dengan program pemerintah Kota Pariaman dalam rangka membangun pusat pendidikan al-quran dan pengembangan pendidikan agama non formal," pungkasnya.

Acara dilanjutkan dengan badoncek. Turut hadir, Asisten II Setda Sumbar, Beni Warlis, Pimpinan Muhammadiyah Sumbar, Solsofad, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Pariaman, Hasan Basri, Ketua Yayasan Ponpes Muhammadiyah, Syhari Jonahi.

Komentar