Sekarang Warga Pessel Wajib Vaksin

Metro- 17-11-2021 12:11
Wakil Bupati Pessel, Rudi Hariansyah saat tanda tangani surat edaran bersama Forkopimda setempat soal percepatan vaksinasi di kabupaten itu, Rabu (17/12). (Foto : Arzil)
Wakil Bupati Pessel, Rudi Hariansyah saat tanda tangani surat edaran bersama Forkopimda setempat soal percepatan vaksinasi di kabupaten itu, Rabu (17/12). (Foto : Arzil)

Penulis: Arzil

Painan, Arunala - Guna mencapai target 400.008 orang (70 persen) vaksinasi di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), pemkab setempat membuat kebijakan wajib vaksin bagi masyarakat di kabupaten itu.

Hal ini ditandai dengan keluarnya Surat Edaran Bersama yang dibuat Pemkab Pessel dengan Forkompimda setempat, dan kesepakatan ini ditanda tangani bersama saat melaksanakan Apel Siaga Percepatan Vaksinasi di Gedung PCC Painan. Rabu (17/11).

"Hari ini kami telah tandatangani surat edaran bersama Forkopimda, maka bagi masyarakat penerima jaminan sosial, bantuan sosial dan mengurus surat di kantor pemerintahan diwajibkan vaksin," kata Wakil Bupati Pessel, Rudi Hariansyah usai penandatanganan.

Baca Juga

Wajib vaksin itu, sebut Rudi, seluruh warga Pessel berumur 12 tahun keatas, wajib ikuti vaksin di pusat-pusat pelayanan yang disiapkan Pemkab Pessel.

Rudi juga menjelaskan, wajib vaksin yang berlaku di kabupatennya sebagai upaya meminimalisasi penularan Covid-19 serta mewujudkan herd imunity warganya.

Sebab saat ini diperkirakan baru 160 ribuan orang (40 persen) yang telah vaksin di Pessel.

Dia melanjutkan, untuk itu, Setiap Pemberian Jaminan Sosial atau Bantuan Sosial (PKH, Sembako, KIS, RTLH, KIP, dan lainnya dan pelayanan di kantor-kantor pemerintahan (kantor wali nagari, sekolah, KUA, kantor camat, kantor Koramil, kantor Polsek, Pukesmas, Pustu, Puskesri.

Kemudian hal sama juga berlaku pada lingkungan kantor bupati, kantor Polres, kantor Kodim, kantor Kejaksaan Negeri, Kantor Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, perbankan, kantor BUMN/D, dan kantor instansi-instansi pemerintah lainnya yang melakukan pelayanan publik).

"Di tempat yang disebutkan tadi, masyarakat wajib melihatkan sertifikat dan kartu vaksinasi 1 dan vaksinasi 2, dan surat keterangan dari dokter pemerintah atau hasil screening oleh tim medis bagi yang tidak diperbolehkan vaksin Covid-19 (komorbid)," tukas Rudi.

Dia menambahkan, pihak pemkab terus berkolaborasi dengan Forkopimda untuk percepatan tercapainya herd immunity di Pessel.

"Makanya mari bersama-sama bergerak untuk percepatan vaksinasi di Pessel ini, kalau dilaksanakan secara bersama diyakini target capaian vaksinasi di Pessel bisa terealisasi," ajak Rudi Hariansyah.

Komentar