Kemensos Bantu Padangpariaman Sebesar Rp820 Juta

Metro- 04-12-2021 12:10
Anggota Komisi VIII DPR RI, Jon Kenedi Aziz saat serahkan bantuan program Rutilahu dari Kemensos kepada Bupati Padangpariaman, Suhatri Bur, Jumat (3/12) kemarin. (Dok : Istimewa)
Anggota Komisi VIII DPR RI, Jon Kenedi Aziz saat serahkan bantuan program Rutilahu dari Kemensos kepada Bupati Padangpariaman, Suhatri Bur, Jumat (3/12) kemarin. (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padangpariaman, Arunala - Pemkab Padangpariaman terima bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI untuk program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) RI.

Bantuan sebesar Rp820 juta itu diserahkan langsung anggota Komisi VIII DPR RI, Jon Kenedi Aziz kepada Bupati Padangpariaman, Suhatri Bur di Hall IKK (Ibu Kota Kabupaten), Jumat (3/11) kemarin.

Selanjutnya bantuan itu diserahkan Suhatri Bur kepada perwakilan penerima program Rutilahu, Suardi warga Nagari Sungai Buluah Barat Kecamatan Batang Anai.

Baca Juga

"Ada 41 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di delapan kecamatan di Padangpariaman yang kali ini menerima bantuan dari Kemensos itu," ungkap Suhatri Bur seusai menerima bantuan Ritilahu itu.

Dia menyebutkan masing-masing KPM menerima bantuan senilai Rp20 juta. Nantinya digunakan sebagai biaya rehabilitasi atau pembelian bahan material untuk kebutuhan rumah mereka.

Suhatri Bur berharap, bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat penerima bantuan.

"Saya meyakini, kondisi tempat tinggal yang layak dapat menjadi pemicu meningkatnya kesejahteraan keluarga. Karena akan membuat masyarakat tenang berusaha, karena salah satu kebutuhan pokoknya sudah terpenuhi," ujar Suhatri Bur.

Dalam kesempatan itu, Jon Kenedi Azis menyampaikan bantuan yang diberikan ini menunjukkan bahwa pemerintah hadir di saat masyarakat membutuhkan.

"Apabila program bantuan ini berjalan baik dan tidak ada permasalahan, tentunya untuk tahun berikutnya jumlah KPM meningkat jumlahnya. Karena itu, ikutilah aturan pencairan dananya dan betul-betul digunakan untuk pembangunan atau rehabilitasi rumah. Jangan sampai dana tersebut dikurangi atau digunakan untuk membeli kebutuhan yang lain," ungkap Jon Kenedi.

Dia berharap kepada wali nagari dan camat selalu mengawasi pendistribusian bantuan dan memastikan yang bersangkutan memang berhak untuk menerima bantuan dan memiliki rumah tidak layak huni.

"Bagi masyarakat penerima, juga diharapkan untuk selalu menjaga kepercayaan yang diberikan. Agar bantuan-bantuan berikutnya dalam bentuk lain akan disalurkan pemerintah pusat ke Kabupaten Padangpariaman," kata Jon Kenedi Aziz.

Komentar