Festival Cap Go Meh 2020 di Tabuh

Wisata-117 hit 03-02-2020 19:20
Berbagai kegiatan digelar Festival Cap Go Meh 2020 di Tabuh
Berbagai kegiatan digelar Festival Cap Go Meh 2020 di Tabuh

Penulis: MN. Putra | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Etnis Tionghoa dari berbagai perkumpulan yang ada di kawasan Pondok, Kota Padang, kembali menggelar perhelatan akbar Festival Cap Go Meh tahun 2020 ini.

Berbagai kegiatan digelar, mulai dari pertunjukan seni dan budaya, pameran serta bazar aneka produk, akan memeriahkan rangkaian acara ini.

Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Novrial yang menghadiri persiapan festival itu mengatakan, mendukung penuh kegiatan yang telah direncanakan para panitia.

Baca Juga

"Festival ini merupakan salah bentuk kegiatan untuk menggaungkan destinasi Padang Kota Tua," kata Novrial di Padang, Senin (3/2).

Dengan adanya perayaan Cap Go Meh, Novrial berharap bisa berlanjut ke iven Internasional dan memperkenalkan budaya ini kepada wisatawan mancanegara.

Seperti tahun sebelumnya, Cap Go Meh 2020, merupakan kegiatan yang diprakarsai oleh anggota DPRD Sumatera Barat, Albert Hendra Lukman, dengan memanfaatkan anggaran Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) yang disalurkan melalui Dinas Pariwisata Sumatera Barat (Sumbar).

"Rangkaian Festival Cap Go Meh ini, sudah dimulai sejak tanggal 30 Januari 2020, yaitu Bazar atau pasar malam di gedung Himpunan Bersatu Teguh (HBT) yang dibuka oleh walikota Padang, Mahyeldi. Selanjutnya pada tanggal 3 Februari, pembukaan Galeri serta pameran seni rupa di Jalan AR Hakim Padang," kata panitia acara Albert Hendra Lukman.

Festival Cap Go Meh tahun 2020, terang Albert mengangkat tema "Cap Go Meh Nusantara" dengan menyatukan berbagai budaya serta kesenian yang ada di tanah air.

Perayaan tahun baru Imlek yang digelar masyarakat Tionghoa setiap hari ke 15 di awal tahun, menutup semua rangkaian perayaan tahun baru Cina atau tahun baru Imlek 2571.

"Dalam satu festival yang diharapkan dapat menghibur seluruh masyarakat kota Padang, bahkan warga Sumbar," jelas Albert.

Esok, (hari ini, red), imbuh Albert, kegiatan dilanjutkan dengan atraksi budaya Arakan Kio dari perkumpulan Keluarga Lie-Kwee yang bertepatan dengan ulang tahunnya ke-150 tahun, yang dimulai pada pukul 16.00 -- 19.00.

Arak-arakan Kio ini, lanjutnya, akan diselenggarakan di jalan Niaga atau sekitar kawasan Pondok, Kota Padang.

Rabu (5/2), rangkaian Festival Cap Go Meh dilanjutkan dengan pertunjukan kesenian multikultural, di Gedung Pertunjukan Caf Bat & Arow, di Jalan Batang Arau No.35 Padang.

Acara ini dimulai pada pukul 19.30 sampai pukul 22.30. Berbagai kesenian dari sejumlah daerah seperti Nias, Mentawai, Batak serta Tionghoa, dipadu menjadi satu alunan nan mempesona.

Hari berikutnya, Kamis (6/2), panitia Cap Go Meh 2020 menggelar seminar sehari dengan tema "Padang Lama dalam Perspektif Sejarah dan Masa Depan".

"Seminar ini akan menghadirkan sejumlah pakar yaitu Dr Lindayanti, M.Hum, Dr Ernawati, M.Hum, lalu Dr Anatona Gulo, dan Dr Pramono, M.Hum, Dr Jonny Wongso, MT, Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Novrial Drs. Hanefi, serta budayawan Edy Utama," ulas Albert.

Kemudian pada Kamis malam, dimulai pukul 19.30 kembali digelar pertunjukan seni multikultural dari komunitas Jawa, Sunda, Minang dan Seni Ronggeng di Caf Bat & Arow di Jalan Batang Arau No 35 Padang.

Pada Jumat (7/2), rangkaian acara dilanjutkan dengan Arakan Kio dari Perkumpulan Keluarga Lim yang juga berusia 150 pada tahun ini, yang dimulai pukul 16.00 sampai 19.00 wib. Kemudian dilanjutkan dengan pidato kebangsaan yang rencananya akan disampaikan oleh Yeni Wahid, putri presiden Indonesia ke 4, KH Abdurahman Wahid.

Setelah itu, pertunjukan seni Multikultural kembali disuguhkan kepada warga kota ini dengan menampilkan Gandang Barongsai dan Gandang Tasa Pariaman, pertunjukan dari komunitas seni India Gazal dan diakhiri dengan kolaborasi Multi Etnik.

Puncak perayaan Festival Cap Go Meh 2020 ini digelar pada hari Sabtu (8/2/2020) dengan menampilkan aneka seni dan budaya serta pawai budaya nusantara, yang dimulai pukul 16.00 sampai 19.00 dengan panggung utama di bawah jembatan Siti Nurbaya, Jalan Batang Arau Kota Padang.

Ditambah Albert, panitia juga menyediakan uang tunai sebesar Rp 5 juta, hadiah bagi pemenang lomba Video/Vlog Youtube. Siapa saja bisa mengikuti lomba ini, dengan mengupload video di Youtibe tentang kemeriahan atau perayaan Cap Go Meh 2020 di Padang.

"Kami yakin Cap Go Meh tahun ini paling meriah, supaya orang datang ke Padang menyaksikan acara ini, dan masyarakat serta pengunjung bisa terhibur dan menikmatinya," kata Albert. (amz)

Komentar