Padangpariaman Perkuat Komitmen Turunkan Angka Stunting

Metro- 29-03-2022 20:13
Wabup Rahmang menyaksikan Sekkab Rudy Repenaldi Rilis tandatangani naskah komitmen penurunan stunting di Padangpariaman, Selasa (29/3). (Dok : Istimewa)
Wabup Rahmang menyaksikan Sekkab Rudy Repenaldi Rilis tandatangani naskah komitmen penurunan stunting di Padangpariaman, Selasa (29/3). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Penurunan angka stunting di Kabupaten Padangpariaman jadi hal penting bagi pemkab setempat untuk dilakukan.

Bahkan Wakil Bupati Padangpariaman, Rahmang meminta semua OPD di ada kabupatennya juga punya tugas menurunkan angka stunting tersebut.

"Tugas menurunkan angka stunting bukan hanya tupoksi jajaran kesehatan atau satu individu semata. Tapi diperlukan satu kesatuan yang terintegrasi mulai dari seluruh OPD, Camat, wali nagari, pelaku usaha, hingga elemen masyarakat lainnya," kata Rahmang kepada wartawan di sela kegiatan rembuk stunting di Padang, Selasa (29/3).

Baca Juga

Rembuk stunting yang diprakarsai Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Padangpariaman itu sejumlah pejabat dan juga TP PKK, instansi vertikal, ormas, camat dan wali nagari dan pelaku media.

Turut hadir juga di kegiatan itu anggota DPRD, Munafestoni dan Sekkab Rudy Repenaldi Rilis.

Rahmang juga meminta seluruh perangkat daerah bersama stakeholder terkait untuk melakukan inovasi-inovasi dalam peningkatan kualitas pelayanan.

Tujuannya, agar upaya pemenuhan gizi masyarakat, utamanya bagi mereka yang rentan seperti ibu hamil dan balita, bisa tetap terpenuhi.

Apalagi, di tingkat kecamatan, jelasnya, agar memfasilitasi dan mengkoordinir nagari.

"Pastikan kegiatan untuk penurunan dan pencegahan stunting di tingkat nagari teralokasi lewat Dana Desa (DD) melalui 5 paket layanan pokok yaitu, Layanan Kesehatan Ibu dan Anak, Konseling Gisi Terpadu, Perlindungan Sosial, Sanitasi dan Air Bersih, serta Layanan Anak Usia Dini," ucap Rahmang.

Sedangkan Kabag Kesra, Azwarman menyampaikan, rembuk stunting bertujuan untuk menumbuhkan sinergitas dan kolaborasi pihak terkait dalam upaya penanganan agar bebas stunting di tahun 2023.

"Diharapkan komitmen bersama, terkait rencana kegiatan intervensi gizi terintegrasi dalam upaya penurunan stunting yang telah disepakati oleh lintas sektor untuk dapat dimuat dalam RKPD atau Renja masing-masing perangkat daerah tahun berikutnya," kata Azwarman.

Komentar