DKP Sumbar Latih Kelompok Perempuan Pesisir

Ekonomi- 17-03-2022 17:46
Kadis DKP Sumbar, Desniarti saat membuka pembekalan bagi kelompok perempuan pesisir di Padang, Kamis (17/3). (Foto : Derizon)
Kadis DKP Sumbar, Desniarti saat membuka pembekalan bagi kelompok perempuan pesisir di Padang, Kamis (17/3). (Foto : Derizon)

Penulis: Darizon Y

Padang, Arunala - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbarberikan pembekalanbagi kelompok perempuan pesisir, agar mereka bisa meningkatkan peran kelompok mereka melalui kesetaraan gender.

Pembekalanmelaluiacara"Forum Koordinasi dan Pembinaan Kelompok Perempuan Pesisir"itu dilaksanakansepanjang Kamis - Jumat (17 - 18/3) di Balai Pendidikan danLatihan Koperasi PemprovSumbar.

"Pembekalan bertujuan melatih perempuanpesisiruntuk dapatmengaktualisasikan potensinya dalam rumah tangga, karena perbedaan gender maka perlu peran serta dalam mendukung pendapatan ekonomi keluarga," kata Kepala DKP Sumbar, Desniarti.

Baca Juga

Pelatihan ini, sebut dia, merupakansalah satu upaya DKP Sumbar mendukung program unggulan Pemprov Sumbar dalam menciptakanmilenial enterpreneur, women enterpreneurdan pekerja ekonomi kreatif.

Pada kegiatan ini, lanjutnya, perempuan pesisir diberikan pemahaman terkait program-programDKP Sumbar dalam menyentuh kehidupan masyarakat pesisir, bagaimanamembangun kewirausahaan komunitas, peningkatan mutu dan keamanan pangan serta pelatihan ragam olahan perikanan yang dapat dijadikan sebagai peluang usaha alternatif bagi kelompok perempuan pesisir.

"Dalam membantu perekonomian keluarga,perempuanpesisirini diberikanpraktek ragam pengolahan diantaranya pembuatan Eggroll udang, Abon ikan lembaran, Amplang ikan, Kerupuk ikan dan Samosa Tuna," ungkap Desniarti.

Dirinya berharap melalui kegiatan ini, kelompok perempuan pesisir bisa menjaditrigerbagi perempuan-perempuan pesisir lainnyauntuk makin meningkatkan perannya dalam mendukung usaha suami yang berprofesi sebagai nelayan.

"Lebih dari itu, peran perempuan pesisir ini bisa juga memanfaatkan potensi hasil tangkapan nelayan tersebut untuk dimanfaatkan dalam upaya peningkatan nilai tambah produk hasil kelautan dan perikanan sekaligus peluang usaha untuk meningkatkan pendapatan keluarganya" tutup Desniarti.

Komentar