Hari Ini, Jamaah Haji Mulai Bergerak ke Makkah

Metro- 12-06-2022 11:38
Sebagian CJH Kloter VII di Gedung Makkatul Mukarrahmah, Asrama Haji Tabing, Kota Padang, Jumat (10/6) malam. (Dok : Istimewa)
Sebagian CJH Kloter VII di Gedung Makkatul Mukarrahmah, Asrama Haji Tabing, Kota Padang, Jumat (10/6) malam. (Dok : Istimewa)

Penulis: Fajril

Jakarta, Arunala - Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1443 H/2022 M akan memasuki fase keberangkatan jamaah haji dari Madinah ke Makkah.

Hari ini (12/6), secara bertahap setelah menjalani ibadah Arbain di Masjid Nabawi dan rangkaian kegiatan lainnya, jamaah mulai diberangkatkan menuju Makkah Al-Mukarramah.

"Keberangkatan jamaah dari Madinah menuju Makkah, InsyaAllah dimulai pada 12 Juni 2022 atau bertepatan 12 Zulqa'dah 1443 H. Ada dua kloter yang akan diberangkatkan, kloter pertama Embarkasi Solo (SOC 1) dan Jakarta--Pondok Gede (JKG 1)," kata Juru Bicara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Pusat, Akhmad Fauzin yang dilansir dalam laman Kemenag, Minggu (12/6).

Baca Juga

"Dari Madinah, jamaah akan melaksanakan umrah wajib dengan mengambil miqat di Zulhulaifah atau yang lazim disebut dengan nama Bir Ali atau Abyar Ali," sambungnya.

Sehubungan itu, Kemenag mengimbau jamaah dapat memanfaatkan waktu yang tersedia untuk lebih memahami manasik.

Caranya, bisa berkonsultasi dengan petugas pembimbing ibadah, baik yang di kloter atau di daker.

Kemenag juga mengimbau jamaah untuk istirahat yang cukup menjelang keberangkatan, sehingga dapat melaksanakan umrah dengan sebaik-baiknya.

"PPIH sudah menyiapkan bus antar kota perhajian yang telah dilengkapi dengan GPS Trackers. Seluruh sopir juga telah diberikan orientasi. Setiap bus yang mengangkut jamaah haji dari Madinah harus berhenti di Bir Ali untuk mengantarkan jemaah mengawali miqat," tegas Fauzin yang juga Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kemenag.

Sampai dengan saat ini, lanjut Fauzin, ada 17.612 jamaah yang sudah tiba di Madinah. Kemarin, diberangkatkan 3.259 jamaah yang terbagi dalam 8 kloter dari lima embarkasi.

Tiga kloter (1.196 jamaah) berangkat dari embarkasi Jakarta - Pondok Gede (JKG), dua kloter (900 orang) dari Embarkasi Surabaya (SUB), serta masing-masing satu kloter dari embarkasi Jakarta - Bekasi atau JKS (410 orang), Medan atau MES (393 orang), dan Solo atau SOC (360 orang).

Fauzin menambahkan, PPIH Pusat mencatat sampai dengan tujuh hari operasional keberangkatan, ada 15 jamaah yang sakit.

Sebanyak 13 orang di antaranya dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah dan 2 orang dirawat di RSAS Madinah.

"Kami informasikan juga bahwa ada satu lagi jamaah yang wafat, atas nama Bangun Lubis Wahid, dalam usia 59 tahun. Almarhum wafat di Madinah dan berasal dari kloter empat Embarkasi Padang atau PDG 4. Sehingga per hari ini jumlah jamaah yang wafat sebanyak 2 orang," tandasnya. (*)

Komentar