Sistem One Way Jalur Padang Bukittinggi Mulai Berlaku, Pengendara Diminta Patuh

Metro- 19-03-2026 15:20
Gubernur Mahyeldi bersama Kapolda Irjen Pol Gatot Tri Suryanta dan lainnya resmikan penerapan arus mudik one way di jalur Lembah Anai, Kamis (19/3/2026). IST
Gubernur Mahyeldi bersama Kapolda Irjen Pol Gatot Tri Suryanta dan lainnya resmikan penerapan arus mudik one way di jalur Lembah Anai, Kamis (19/3/2026). IST

Padangpariaman, Arunala.com - Mulai Kamis ini (19/3/2026) hingga Selasa (24/3/2026), Pemprov Sumbar bersama Polda resmi memberlakukan sistem satu arah (one way) berbasis waktu.

Penerapan one way ini berlaku pada jalur Padang--Bukittinggi via Lembah Anai selama periode arus mudik dan balik Lebaran 1447 H/2026.

Penerapan rekayasa lalu lintas tersebut diresmikan langsung oleh Gubernur Mahyeldi Ansharullah bersama Kapolda Irjen Pol Gatot Tri Suryanta di Simpang Manunggal Sicincin, Kabupaten Padangpariaman, Kamis (19/3/2026).

Saat itu Mahyeldi menyampaikan, kebijakan ini merupakan langkah untuk mengurai kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi di ruas jalan Lembah Anai, khususnya saat mudik Lebaran.

"Tradisi mudik merupakan bagian dari kehidupan masyarakat Minangkabau. Karena itu, rekayasa lalu lintas ini kita hadirkan untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung lebih aman, lancar, dan nyaman," ujar Mahyeldi.

Ia menjelaskan, sistem one way diberlakukan berbasis waktu. Dengan pengaturan waktu, yakni pukul 10.00--14.00 WIB untuk arus Padang menuju Bukittinggi.

Kemudian pukul 14.00--18.00 WIB untuk arus sebaliknya. Kebijakan ini berlaku sejak H-2 Lebaran hingga 24 Maret 2026 mendatang.

Menurutnya, selain mengurai kemacetan, tetapi juga mengurangi beban jalur Lembah Anai yang saat ini masih dalam tahap pemulihan pascabencana.

"Saya ingin arus lalu lintas lebih lancar dan teratur sekaligus menjaga kondisi infrastruktur agar tidak semakin terbebani. Ini penting demi keselamatan bersama," jelasnya.

Mahyeldi juga mengingatkan para pemudik untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, termasuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum berangkat.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar mengecek kondisi kendaraan dan mematuhi aturan lalu lintas selama perjalanan," pesannya.

Ia menegaskan, keselamatan harus menjadi prioritas utama selama perjalanan mudik, sehingga seluruh masyarakat dapat sampai ke tujuan dengan selamatnext

Komentar