Tujuh Prodi Unand Raih Akreditasi FIBAA

Metro- 04-07-2022 09:08
Rektorat Universitas Andalas. (Dok : Istimewa)
Rektorat Universitas Andalas. (Dok : Istimewa)

Penulis: Fajril

Padang, Arunala - Tujuh Program Studi (Prodi) Universitas Andalas berhasil meraih akreditasi internasional oleh lembaga Foundation for International Business Administration Accreditation (FIBAA) yang berkedudukan di Jerman terhitung dari 29 Juni 2022 sampai 28 Juni 2027.

Ketujuh Prodi tersebut yakni tiga prodi S-1 (Manajemen, Akuntansi, dan Ilmu Ekonomi) dan dua Prodi S-2 (Manajemen, dan Akuntansi) pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), serta dua Prodi S1 (Sastra Indonesia, dan Sastra Jepang) pada Fakultas Ilmu Budaya (FIB).

"Dengan berhasilnya tujuh Prodi yang terakrediatasi FIBBA, maka Universitas Andalas sudah memiliki 12 Prodi terakreditasi internasional. Termasuk tiga Prodi oleh ABET dan dua Prodi oleh IABEE pada Fakultas Teknik," kata Rektor Universitas Andalas Prof Yuliandri melalui siaran pers diterima Arunala.com , kemarin

Baca Juga

Dalam tahun ini, Prodi S-1 Kimia Fakultas MIPA juga akan divisitasi dalam rangka akreditasi internasional oleh The Royal Society of Chemistry.

"Capaian akreditasi internasional ini tentu akan menambah bukti kinerja Universitas Andalas terutama Indikator Kinerja Utama (IKU 8) yaitu jumlah Prodi terakreditasi internasional," ujar Yuliandri .

Ditambahkan Wakil Rektor I, Prof Mansyudin, semua Prodi yang telah akreditasi internasional akan didorong untuk melakukan kerja sama internasional dalam rangka internasionalisasi pendidikan.

"Ini melalui program (Joint Degree), gelar ganda regular (Double Degrees/Dual Degree), atau gelar ganda percepatan (acceleration)," tuturnya.

Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Andalas Prof apt Henny Lucida menyebutkan FIBAA merupakan salah satu lembaga akreditasi internasional di bawah European Quality Assurance Register (EQAR) untuk pendidikan tinggi. Ini diakui Dikti berdasar Kepmendikbud No. 83/P/2020 tentang Lembaga Akreditasi Internasional. FIBAA memiliki 54 butir mutu yang dibagi ke dalam 5 kriteria. Yakni objective (tujuan pendidikan), admision (penerimaan mahasiswa baru); content, structure and didactical concept of the programme (kurikulum dan proses pembelajaran); academic environtment and framework conditions (lingkungan akademik termasuk sumberdaya manusia, keuangan dan sarana prasarana).

"Kemudian quality assurance and documentation (penjaminan mutu dan dokumentasi)," terangnya sebagaimana yang ditambahkan oleh Dedison Gasni PhD kontak person akreditasi internasional yang juga Ketua Bagian SPME di LPM Universitas Andalas.

Senada dengan itu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Dr Efa Yonedi SE MPPM AkCA saat dihubungi menyampaikan komitmennya tujuan akreditasi FIBAA tidak hanya untuk mendapatkan sertifikat tetapi merupakan strategi untuk memperbaiki mutu pendidikan secara berkelanjutan.

"Kelima prodi S-1 dan S-2 yang terakreditasi FIBAA telah memiliki standar mutu yang sejajar dengan Prodi berkelas dunia, sehingga akan menghasilkan lulusan yang berdaya saing global," ungkapnya.

Hal tersebut juga disampaikan Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Prof Dr Herwandi Mhum, mulai dari saat ini, dua Prodi telah memperoleh rekognisi internasional.

"Dia bertekad akan memudahkan upaya peningkatan mahasiswa kita untuk mengikuti Student Mobility/Credit Earning ke perguran tinggi di luar negeri, dan sebaliknya akan menambah jumlah mahasiswa asing pada kedua prodi tersebut," tukasnya.

Komentar