Mahyeldi Minta Perlu Siapkan Program Bapak yang Baik

Metro- 05-07-2022 09:56
Gubernur Mahyeldi berikan penghargaan kepada Bupati Padangpariaman Suhatri Bur di acara Harganas ke-29 tingkat Sumbar di Padang, Senin (4/7). (Dok : Istimewa)
Gubernur Mahyeldi berikan penghargaan kepada Bupati Padangpariaman Suhatri Bur di acara Harganas ke-29 tingkat Sumbar di Padang, Senin (4/7). (Dok : Istimewa)

Penulis: Darizon Y

Padang, Arunala - Gubernur Sumbar, Mahyeldi, mengatakan keluarga memiliki tugas utama untuk meletakkan dasar bagi pendidikan akhlak dan pandangan hidup seorang anak.

"Sebab itu, keluarga dijadikan tempat paling nyaman bagi semua anggota keluarga, baik ayah, ibu serta anak-anak," kata Mahyeldi dihadapan peserta Deklarasi Bapak Asuh Anak Stunting pada rapat percepatan penurunan stunting 2022 di salah satu hotel di Padang, Senin (4/7).

Lebih lanjut ia menyampaikan, perlu perhatian yang serius terhadap ketahanan keluarga, termasuk dalam penanganan stunting.

Baca Juga

Dalam mewujudkan hal tersebut perlu adanya muatan atau pembelajaran sejak dini tentang pentingnya membina dan membangun keluarga yang harmonis.

"Saya pernah menerima tamu dari Jakarta yang membawa majalah terbitan 1941, di dalam majalah tersebut terdapat iklan sebuah buku tentang bagaimana mempersiapkan laki-laki agar menjadi bapak yang baik," ujar Mahyeldi.

"Berbeda dengan sekarang, apakah ada pelajaran di sekolah yang mempersiapkan laki-laki menjadi bapak yang baik? Padahal seorang bapak merupakan perwujudan bangsa dan negara, karena seorang anak memperoleh sikap kepemimpinan dari seorang bapak, sehingga dulu ada pelajaran tentang pendidikan keluarga," lanjutnya.

Dalam memperingati hari keluarga nasional 2022, Mahyeldi juga mengajak kepada stakeholder terkait untuk mempersiapkan bekal kepada generasi muda yang akan menjadi calon orang tua yang siap membangun keluarga.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy, selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting menyampaikan terkait konsep Program Bapak Asuh, Anak Stunting (BAAS) pada dasarnya merupakan wujud implementasi dari keluarga berbagi.

"Hal tersebut perlu kita dukung bersama untuk membantu keluarga-keluarga yang memiliki anak stunting dan keluarga berisiko stunting," papar Wagub Audy.

Selain itu, menurut wagub, melalui program BAAS berguna untuk membantu keluarga program tersebut, membantu para petani dan peternak dengan penyaluran bantuan berupa produk hasil pertanian dan peternakan.

Kepala Perwakilan BKKBN Sumbar, Fatmawati, mengatakan penerima manfaat dari program BAAS ini, dalam hal pemberdayaan ekonomi keluarga.

"Bentuk bantuan yang kami berikan berupa pelatihan, pemberian modal dan pendampingan usaha. Seperti memberikan kepada setiap kepala keluarga dua ekor kambing untuk dipelihara, sebagai upaya pemberdayaan ekonomi keluarga," ujarnya.

Dengan kegiatan ini, ia berharap pihaknya dapat membantu mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul, memiliki kecerdasan yang komprehensif, produktif dan inovatif, sehat, berkarakter kuat serta berperadaban unggul.

Komentar