Genius dan Istri Ikut Lomba Memasak Randang

Metro- 09-08-2022 13:34
Wako Pariaman, Genius Umar dan istri ikut lomba memasak randang di sela kegiatan rakernas Apeksi di Padang, Selasa (9/8). (Dok : Istimewa)
Wako Pariaman, Genius Umar dan istri ikut lomba memasak randang di sela kegiatan rakernas Apeksi di Padang, Selasa (9/8). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala - Randang atau Rendang, adalah salah satu makanan tradisional khas Minangkabau yang sangat terkenal ke seantero penjuru nusantara dan dunia, bahkan Pada tahun 2011 yang lalu, rendang pernah dinobatkan sebagai hidangan yang menduduki peringkat pertama daftarWorld's 50 Most Delicious Foods(50 Hidangan Terlezat Dunia) versi CNN International.

Terkait hal tersebut, pada Rakernas (Rapat Kerja Nasional) APEKSI (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia) ke XV Kota Padang, menggelar Lombamarandangdan membuatteh talua, yang diikuti oleh Walikota Pariaman, Genius Umar, dan istri Ny. Lucyanel Genius, bersama dengan para Walikota dan istri se Indonesia, di kawasan Danau Cimpago, PantaiPurus, Kota Padang, Selasa (9/8).

"Kota Pariaman juga terkenal dengan rendangnya yang sangat lezat, dan mempunyai bumbu yang lengkap, serta teh talua yang khas, maka kami memutuskan untuk memeriahkan lomba marandang dan membuat teh talua ini", ujarnya.

Baca Juga

Genius juga mengatakan, randang atau rendang, sudah termasuk Warisan Budaya Dunia dari Sumatera Barat, Indonesia yang telah terdaftar di UNESCO dan telah ditetapkan sebagai "Warisan Budaya Tak Benda Indonesia (WBTBI) dari Provinsi Sumatera Barat, pada tahun 2018, serta rendang secara resmi ditetapkan sebagai salah satu dari lima hidangan nasional Indonesia.

"Lombamarandangdan membuatteh talua ini, berhasil mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI), karena sebagai penyelenggara acara memasak randang dan teh talua terbesar Indonesia dan dunia yang diikuti oleh wali kota seluruh Indonesia, serta memecahkan rekor MURI, " jelasnya.

Lomba masak rendang dan membuat teh talua ini, juga dibantu oleh para lurah dan istri para lurah dari 114 kelurahan yang ada di Kota Padang.

"Semoga acara ini, dapat memberikan pengetahuan dari para walikota dan istri yang datang dari seluruh Indonesia, bahwa membuat rendang dan teh talua ini mempunyai cara masak tersendiri dan kesabaran, agar menghasilkan rendang dan teh talua yang enak," tutupnya.

Selain lomba marandang dan membuat teh talua, agenda kegiatan lanjutan Rakernas lainya adalah bersih-bersih pantai, seminar nasional Dinas Lingkungan Hidup, dan malamnya dilanjutkan dengan Pawai Budaya Nusantara yang dilaksanakan di Kawasan Pantai Cimpago, Kota Padang.

Komentar