Mahyeldi Harap BPK dan Pemprov Sumbar Tetap Harmonis

Metro- 23-09-2022 14:55
Gubernur Mahyeldi saat menghadiri serah terima jabatan Kepala BPK Sumbar di Padang, Jumat (23/9). (Dok : Istimewa)
Gubernur Mahyeldi saat menghadiri serah terima jabatan Kepala BPK Sumbar di Padang, Jumat (23/9). (Dok : Istimewa)

Penulis: Darizon Y

Padang, Arunala - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menggelar serah terima jabatan Kepala BPK Sumbar, di auditorium kantor BPK Sumbar, Jumat (23/9).

Kepala Perwakilan sebelumnya Yusnadewi yang sekarang dilantik sebagai Kepala BPK Perwakilan Wilayah Lampung, digantikan oleh Arif Agus yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala BPK Jawa Barat.

Pergantian Kepala BPK Sumbar ini berdasar Surat Keputusan Sekretaris Jenderal BPK RI No.235/K/X-X.3/08/2022.

Baca Juga

Gubernur Sumbar, Mahyeldi, mengucapkan selamat atas terpilihnya Arif Agus sebagai Kepala BPK Sumbar dan berharap proses kerjasama pelaporan keuangan di pemerintah provinsi dengan BPK Sumbar akan semakin baik lagi.

"Terima kasih kepada Bu Yusnadewi berkat bimbingan dan arahannya Pemprov Sumbar dan kabupaten kota lainnya dapat meraih penghargaan dari Menteri Keuangan, Sri Mulyani," kata Mahyeldi.

Diketahui sejumlah provinsi pada hari Kamis yang lalu menerima penghargaan atas capaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada acara puncak Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2022, di Jakarta.

Termasuk Provinsi Sumbar yang meraih opini WTP 10 kali berturut-turut. Diikuti oleh Kota Padang, Kota Bukittinggi, Kota Solok yang meraih opini WTP 9 kali berturut-turut.

"Di Sumbar terjadi peningkatan laporan keuangan, semoga di tahun yang akan datang akan lebih baik lagi. Semoga catatan catatan laporan keuangannya semakin sedikit," ujar Mahyeldi lagi.

Sementara itu, Auditor Utama Keuangan Negara Wilayah V BPK RI, Doni Santosa, menyampaikan serah terima jabatan bukan sekadar acara seremonial dan tradisi belaka, namun memiliki arti penting, yakni menjaga kontinuitas pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi, serta menjalin komunikasi, membangun sinergi, dan meningkatkan koordinasi dengan seluruh stakeholder dan mitra kerja sama BPK Sumbar.

"Kegiatan promosi, rotasi, dan mutasi merupakan upaya yang harus selalu dilakukan dalam rangka menjaga dan membangun budaya organisasi BPK, yang berlandaskan pada nilai-nilai dasar independensi, integritas, dan profesionalisme," paparnya.

Ia juga menambahkan, capaian kinerja yang harus dilakukan Pemprov Sumbar pada pemeriksaan semester II tahun 2022 yaitu kinerja atas pengelolaan sampah pada Kota Solok, kinerja atas penyediaan air minum dan sanitasi pada Kota Pariaman-tematik, kinerja atas efektivitas pembangunan infrastruktur pada Kabupaten Pesisir Selatan.

Doni berharap kepada Kepala BPK Sumbar yang baru mampu memperkokoh keberadaan BPK di Provinsi Sumbar, dan terus membina komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah di Sumbar, serta memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang lebih baik, transparan, dan akuntabel.

Komentar