BSU sudah Tersalurkan ke 8,168 Juta Penerima

Metro- 07-10-2022 13:26
Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah menemui sejumlah pekerja yang menerima BSU di Hotel Mercure Padang. (Dok : Istimewa)
Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah menemui sejumlah pekerja yang menerima BSU di Hotel Mercure Padang. (Dok : Istimewa)

Penulis: Fajril

Padang, Arunala.com - Kementerian Ketenagakerjaan mencatat hingga saat ini, bantuan pemerintah berupa subsidi gaji/upah (BSU) bagi pekerja/buruh tahun 2022 BSU secara nasional sudah tersalurkan kepada 8.168.987 orang atau 63,60 persen.

Rinciannya, untuk penerima tahap I sebanyak 4.112.052 orang, penerima tahap II sebanyak 1.607.776 orang, penerima tahap III sebanyak 1.357.722 orang, dan penerima tahap IV sebanyak 1.091.437 orang.

Untuk BSU yang sudah tersalurkan di Sumbar sebanyak 103.675 orang atau 60,81 persen.

Baca Juga

Rincian untuk penerima tahap I sebanyak 38.644 orang, penerima tahap II sebanyak 23.758 orang, penerima tahap III sebanyak 26.918 orang, dan penerima tahap IV sebanyak 14.355 orang.

Sementara khusus untuk BSU yang sudah tersalurkan ke penerima yang ada di Kota Padang sebanyak 40.162 orang atau 71,90 persen.

Rincian untuk penerima tahap I sebanyak 18.966 orang, penerima tahap II sebanyak 9.502 orang, penerima tahap III sebanyak 8.972 orang, penerima tahap IV sebanyak 2.722 orang.

"Kepada para penerima BSU agar mempergunakan uangnya dengan sebaik-baiknya. Tentu kita berharap bantuan ini digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat, tidak untuk kebutuhan yang tidak perlu," harap Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziyah menemui sejumlah pekerja yang menerima bantuan pemerintah berupa subsidi gaji/upah (BSU) bagi pekerja/buruh tahun 2022 di Kota Padang, Sumbar, Kamis (6/10).

Mereka adalah pekerja RM Lamun Ombak, Budiman Swalayan Ulak Karang, Toko Oleh-Oleh Kripik Balado Christine Hakim, PT Rendang ASESE, dan Hotel Mercure.

Ia mengatakan penyaluran BSU dilakukan secara bertahap dengan tujuan agar bantuan tersebut tepat sasaran.

"Makanya setelah kami menerima data dari BPJS Ketenagakerjaan, kami padankan dulu data tersebut apakah mereka menerima atau tidak program bantuan pemerintah yang lain, seperti Kartu Prakerja, kemudian BPUM, kemudian BLT BBM, PKH. Kemudian kami juga harus padankan apakah calon penerima ini adalah anggota TNI, POLRI, dan ASN apa bukan karena mereka tidak berhak menerima," terangnya.

Salah seorang pekerja RM Lamun Ombak yang juga sebagai penerima BSU, Saiful Anwar, 46, menyampaikan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo dan Menaker atas BSU yang diberikannya.

"Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Ir H Joko Widodo dan Ibu Menteri Ketenagakerjaan, Ibu Ida atas bantuannya sejumlah 600 ribu sudah kami terima," kata Saiful.

Komentar