Bank Nagari Dapat Tambahan KUR Rp200 M

Ekonomi- 01-11-2022 06:40
Kantor Bank Nagari Jalan Pemuda No 21 Kota Padang. (Dok : Istimewa)
Kantor Bank Nagari Jalan Pemuda No 21 Kota Padang. (Dok : Istimewa)

Penulis: Fajril

Padang, Arunala.com - Kabar gembira bagi pelaku UMKM di Sumbar. Bank Nagari mendapatkan tambahan alokasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Rp200 miliar dari pemerintah pada awal November 2022.

Dengan kondisi demikian, pelaku UMKM dapat mengajukan KUR ke Kantor Bank Nagari terdekat.

"Kementerian Koordinator Perekonomian RI baru saja memberikan surat persetujuan atas pemohonan tambahan alokasi KUR Bank Nagari. Persetujuan ini tidak terlepas dari dukungan dan dorongan dari Gubernur Sumbar yang ikut mengomunikasikan dan memberikan surat dukungan kepada Kementerian Koordinator Perekonomian RI. Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur dan jajaran yang terus mendukung Bank Nagari," kata Direktur Utama Bank Nagari, Muhammad Irsyad, didampingi Direktur Kredit dan Syariah Gusti Candra.

Baca Juga

Irsyad mengatakan alokasi plafon KUR Bank Nagari Tahun Anggaran 2022 yang sebelumnya ditetapkan Rp1,35 triliun. Sejak Juli 2022 yang lalu sudah terealisasi atau terserap seluruhnya oleh pelaku UMKM di Sumbar.

"Karena alokasi yang sudah habis tersebut, maka sejak Agustus 2022 Bank Nagari tidak dapat melayani permohonan KUR dari masyarakat yang terus masuk. Baik itu permohonan baru ataupun tambahan dari debitur eksisting," ungkapnya.

Direktur Kredit & Syariah Bank Nagari Gusti Candra menambahkan dengan adanya tambahan alokasi KUR tahun anggaran 2022 Rp200 miliar ini, maka Bank Nagari kembali membuka layanan permohonan KUR dengan periode waktu terbatas. Yaitu hanya selama dua bulan ini yaitu November sampai Desember 2022.

"Jenis KUR yang disetujui penambahannya oleh pemerintah adalah KUR kecil. Yaitu nasabah yang memperoleh KUR dengan plafon di atas Rp100 juta sampai dengan Rp500 juta. Baik permohonan baru ataupun yang plafon setelah diberikan tambahan. Debitur KUR Mikro eksisting yang memenuhi syarat dan kemampuan bayar memadai, dapat juga memanfaatkan momentum ini untuk naik kelas menikmati KUR kecil," ungkap Gusti.

Gusti juga menginformasikan dan mengingatkan melihat kepada bagaimana progres realisasi bulanan KUR Bank Nagari selama ini, maka tambahan pagu KUR TA 2022 tersebut diperkirakan akan habis dalam waktu cepat.

Oleh karena itu periode bisa berakhir lebih cepat apabila pagu habis diserap oleh pelaku UMKM.

Gusti mengimbau kepada pelaku UMKM yang membutuhkan agar segera mengajukan permohonan ke kantor-kantor Bank Nagari terdekat.

"Di samping itu, informasi dan permohonan dapat juga disampaikan melalui petugas-petugas kredit/pembiayaan mikro Bank Nagari yang mobile di lapangan," ajaknya. (*)

Komentar