Potads Adakan Khitanan Massal untuk Anak Disabilitas

Metro- 04-12-2022 14:34
Foto bersama usai khitanan massal di Klinik Pusat Sunat Modern Fauzana, Sabtu (3/12). (Dok : Istimewa)
Foto bersama usai khitanan massal di Klinik Pusat Sunat Modern Fauzana, Sabtu (3/12). (Dok : Istimewa)

Penulis: Fajril

Padang, Arunala.com - Pusat Informasi dan Kegiatan (PIK) Persatuan Orang Tua Anak dengan Down Syndrom (Potads) Padang memperingati Hari Disabilitas Internasional dengan menyelenggarakan khitanan massal.

Kegiatan yang bekerja sama dengan tim Asosiasi Dokter Khitan Indonesia (Asdoki) Padang tersebut dilangsungkan di Klinik Pusat Sunat Modern Fauzana berlokasi di Cengkeh, Lubukbegalung, Sabtu (3/12).

Selain Padang, khitanan massal yang diadakan oleh Yayasan Potads dan pengurus Potads bersama tim dokter Asdoki juga serentak diadakan di 11 provinsi se-Indonesia.

Baca Juga

Tercatat 160 anak penyandang disabilitas (down syndrome, autis, cerebral palsy, tuna rungu, tuna netra, tuna daksa, dan tuna grahita) di khitan serentak di wilayah masing-masing.

"Alhamdulilah, khitanan berlangsung lancar. Kami mengucapkan terima kasih dan rasa syukur dari para orangtua membanjiri akun media sosial @potadspikpadang dan @pusatsunatmodernfauzana. Kami berharap ke depannya kegiatan khitanan massal ini bisa menjadi agenda rutin yang dapat memberikan manfaat kepada anak-anak penyandang disabilitas," kata Ketua Potads PIK Padang, Agus Kusyaeri didampingi Sekretaris Dr Lola Fitria Sari SE MM.

Ia menjelaskan Yayasan Potads bertujuan membantu dan memberikan informasi kepada para orang tua yang memiliki anak dengan down syndrome.

Dengan harapan agar mereka memahami down syndrome serta mengetahui bagaimana cara mendidik dan membesarkan anak dengan down syndrome.

"Dengan motto Aku Ada Aku Bisa, Potads ingin membagikan semangat kepada para orang tua dan anak dengan memberikan edukasi agar mengetahui cara-cara yang tepat dalam penanganan anak dengan down syndrome. Termasuk salah satunya mengedukasi orang tua yang kebanyakan ragu untuk mengkhitan anak down syndrome mereka dengan alasan kesehatan dan lain sebagainya," sebut Agus.

Khitanan massal ini, sebut Agus, salah satu kepedulian Potads bersama Asdoki membantu anak-anak disabilitas.

"Dan kegiatan ini bertepatan dengan Hari Disabilitas Internasional," ucapnya seraya mengatakan ini tahun kedua kolaborasi dengan Asdoki.

Agus menyebutkan selain khitanan massal, juga diadakan kegiatan bakti sosial berupa webinar dan asesmen rehab medik.

"Tujuannya untuk mengoptimalkan tumbuh kembang serta menjaga kesehatan reproduksi penyandang disabilitas," harapnya.

Untuk webinar rehab medik bertema "Pentingnya Asesmen dalam Menentukan Habilitasi Pada Anak dengan Down Syndrome" digelar Minggu Desember 2022 dan Asesmen pada anak dengan down syndrome, pada 11 Desember 2022.

"Tercatat ada 498 peserta penyandang down syndrome dan 335 dokter rehab medik untuk kegiatan asesmen rehab medik se-Indonesia," ucap dia.

Ia berharap banyak penyandang disabilitas merasakan manfaat dari kegiatan Potads dan mendapat pelayanan terbaik dari dokter-dokter yang berpengalaman di bidangnya.

"Semoga lebih banyak pihak yang bisa memberikan ruang dan kesempatan kepada penyandang disabilitas untuk bisa diterima di masyarakat luas. Selamat Hari Disabilitas Internasional," tuturnya.

Komentar