Wali Nagari Harus Peka dengan Kondisi Kebangsaan

Metro- 08-12-2022 10:00
Anggota DPD RI, Alirman Sori saat sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan kepada para wali nagari dan perangkatnya serta tokoh masyarakat dari Pancuang Taba dan Limau Gadang Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pessel, Kamis (8/12). (Foto : Arzil)
Anggota DPD RI, Alirman Sori saat sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan kepada para wali nagari dan perangkatnya serta tokoh masyarakat dari Pancuang Taba dan Limau Gadang Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pessel, Kamis (8/12). (Foto : Arzil)

Penulis: Arzil

Pessel, Arunala.com - Sejumlah wali nagari dan perangkatnya, serta masyarakat yang ada di dua lokasi yakni Pancuang Taba dan Limau Gadang Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat (Sumbar), jadi peserta dalam sosialisasi Empat Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika) di Painan, Kamis sore (8/12).

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI ini diberikan Anggota DPD RI asal daerah pemilihan Dapil Sumbar, Alirman Sori, yang merupakan putra asli dari Pessel.

Dalam sosialisasi sejumlah permasalahan dikemukakan Alirman Sori kepada peserta, diantaranya menyangkut tata pemerintahan, dan hal lainnya yang berhubungan dengan Empat Pilar MPR RI ini.

Baca Juga

Alirman Sori berharap kepada peserta, agar dapat menyadari bagaimana kondisi terkini dari Indonesia ini.

Kedudukan wali nagari, jelas Alirman Sori, sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah daerah untuk melaksanakan kebijakan-kebijakan pemerintahan dalam pembangunan, sehingga bisa diterapkan dan dilaksanakan di masyarakat.

"Namun perlu juga diketahui, peran wali nagari juga penting dan harus peka dalam memahami kondisi yang terjadi di nagari yang dia pimpin, tidak hanya di aspek pembangunan saja, tapi juga bisa kondisi sosial masyarakatnya," sebut Alirman Sori.

Terkait materi sosial Empat Pilar Kebangsaan itu, Alirman Sori menyebutkan semua pihak termasuk wali nagari bersama perangkatnya dan masyarakat di dua tempat itu agar senantiasa berpegang teguh pada negara untuk menjadikan Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika sebagai pegangan dan pedoman di dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Mengingat saat ini, lanjut Alirman Sori, tantangan kebangsaan semakin hari semakin komplit dengan berbagai persoalan, politik, ekonomi, budaya, pertahanan dan keamanan yang memerlukan ketangguhan setiap warga negara ikut berperan aktif menjaga kedaulatan negara dari ancaman internal dan eksternal," tutur Alirman Sori.

"Apabila ini tidak segera disikapi akan membahayakan negara," imbuh Senator asal Sumbar ini.

Alirman Sori juga menerangkan, ancaman dari sisi internalnya yang menggerogoti bangsa ini diantaranya muncul krisis keteladanan terhadap pemimpin.

"Masyarakat dengan mudahnya dipertontonkan perihal perilaku para tokoh masyarakat atau pemimpin yang jauh dari nilai keteladanan," kata Alirman Sori.

"Empat Pilar MPR RI, ini harus dimaknai sebagai alat untuk membangun bangsa, dengan cara menyerap aspirasi warga guna disampaikan kepada pemerintah melalui perwakilan di DPD RI," ujar Alirman Sori lagi.

Setelah berikan paparan soal materi, kegiatan sosialisasi ini juga diisi dengan sesi diskusi antara Alirman Sori dengan peserta.

Di sesi ini, para wali nagari ini

menyampaikan sejumlah aspirasi nagari mereka terkait fasilitas publik yang masih minim.

Komentar