Tabek Patah jadi Pilot Project IPDN

Wisata-262 hit 04-09-2020 21:00
Panorama Nagari Tabek Patah, Kecamatan Salimpaung, Kabupaten Tanah Datar. (Dok : Istimewa)
Panorama Nagari Tabek Patah, Kecamatan Salimpaung, Kabupaten Tanah Datar. (Dok : Istimewa)

Penulis: Biah | Editor: MN. Putra

Tanahdatar, Arunala - Nagari Tabek Patah, Kecamatan Salimpaung, Kabupaten Tanah Datar dijadikan sebagai pilot project (daerah percontohan) oleh pemkab setempat dan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

Nagari ini menjadi percontohan Pembinaan Nagari Berbasis Teknologi Informasi (Smart Nagari), serta Peningkatan Kompetensi Teknis dan Manajerial Perangkat Nagari.

Penunjukan Nagari Tabek Patah ini disambut baik wali nagari setempat Krisman Dt Rajo Nan Kayo, dan menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemkab Kabupaten Tanah Datar dan IPDN.

Baca Juga

Hal itu diungkapkan Krisman Dt Rajo Nan Kayo kepada media seusai penandatanganan kerjasama IPDN dengan Pemkab Tanah Datar di Kampus IPDN Baso, Jumat (4/9).

"Alhamdulillah, kami dari pemerintah nagari bersama BPRN dan KAN Tabek Patah menyambut baik kerjasama ini sebagai bentuk implemtasi visi Nagari Tabek Patah terwujudnya nagari yang sejahtera dan madani berbasis Pertanian, Pariwisata, dan Home Industry dalam nilai-nilai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK)," kata Krisman.

Dengan adanya kerjasama ini, terang Krisman, secara tidak langsung hal ini akan mendukung perkembanga dan kemajuan Nagari Tabek Patah yang terdiri dari empat jorong masing-masing Jorong Tabek Patah, Jorong Koto, Jorong Koto Alam dan Jorong Data.

Dia menerangkan, saat ini di Nagari Tabek Patah jumlah penduduknya sebanyak 3.293 jiwa, dan memiliki fasilitas pendidikan tiga buah SD, dan satu buah SMAN serta mempunyai satu buah pasar.

Selain itu, lanjut dia, nagari ini juga memiliki dua objek wisata yaitu Puncak Pella dan panorama Tabek Patah.

Terpisah, Sekkab Tanah Datar Irwandi menyampaikan pemkabnya menyambut baik kerjasama dengan IPDN itu dan cukup bermanfaat bagi Pemkab Tanah Datar dan Nagari Tabek Patah.

"Ini saling bersinergi sesuai potensi dimiliki masing-masing pihak untuk peningkatan kualitas SDM khususnya terkait pendidikan dan pendampingan kepamongprajaan," kata Irwandi.

Dia menilai pembinaan nagari berbasis IT sekaligus peningkatan kompetensi teknis dan manajerial perangkat nagari, jelas sangat strategis menghadapi era 4.0 ini.

Apalagi, lanjutnya, pandemi Covid-19 memaksa percepatan implementasi teknologi informasi.

"Mudah-mudahan program ini bisa berjalan lancar," harap Irwandi.

Dia merinci ruang lingkup nota kesepakatan bersama IPDN meliputi praktik lapangan, Bhakti Karya Praja (BKP), dan kuliah kerja nyata (Kukerta) bagi Praja IPDN.

"Ada juga program pengembangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, penyediaan bantuan tenaga ahli sebagai narasumber, pelatihan pada kegiatan bimbingan teknis, Lokakarya dan lainnya.

Sementara, pihakl ain yang hadir dalam penandatanganan kerjasama, itu Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama Prof Khasan Effendy. Momen ini juga disaksikan Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit.

Komentar