Hujan Lebat Guyur Kota Padang Sejak Kamis Dini Hari

Metro-177 hit 10-09-2020 10:52
Kondisi tanah longsor yang menutupi Jalan Padang-Painan tepatnya di ruas Kelok Jariang Bungus Teluk Kabung, Kamis pagi (10/9). (Dok : Istimewa)
Kondisi tanah longsor yang menutupi Jalan Padang-Painan tepatnya di ruas Kelok Jariang Bungus Teluk Kabung, Kamis pagi (10/9). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Guyuran hujan lebat yang terjadi di Kota Padang sejak Kamis dini hari (10/9) membuat sejumlah ruas jalan di kota ini tergenang air.

Tidak itu saja, jalan penghubung antara Kota Padang dengan Kabupaten Pesisir Selatan ditimbun tanah bukit yang longsor akibat tergerus hujan.

Longsoran tanah juga menimbun ruas jalan Padang - Solok (Sitinjau lauik) di hari yang sama.

Baca Juga

Informasi yang dirangkum Arunala dari sejumlah warga menyebutkan hujan lebat yang terjadi sejak Kamis dini hari itu menjadikan sejumlah ruas jalan di Kota Padang tergenang.

"Misalnya di perempatan dekat Pasar Alai. Ketika saya ingin mau menuju kawasan Gunung Pangilun dari arah Padang Baru, nyatanya jalan yang akan saya tempuh itu ditutup petugas BPBD Kota Padang, soalnya jalan itu sudah tergenang air mulai dari persimpangan lampu merah Alai hingga jembatan kecil yang ada sesudah SD Alai," ungkap seorang pengendara motor, Tami (44) ketika menghubungi media ini, Kamis (10/9) sekitar pukul 09.10 WIB.

Mengenai kejadian longsor di Kota Padang di hari itu, terjadi di dua titik. Masing-masing di jalan penghubung Padang-Painan tepatnya di kawasan Kelok Jariang. Selanjutnya di ruas jalan Padang - Solok.

Akibat terjadinya longsor, akses di dua ruas jalan penghubung itu tak bisa dilewati.

Melalui postingan warga Hamdi menginfokan di WAG Kamis (10/9) pagi, dirinya bersama sejumlah warga yang hendak ke Painan terpaksa menghentikan perjalanannya di kawasan Kelok Jariang, Kota Padang.

"Di ruas Kelok Jariang Bungus Teluk Kabung menuju Painan longsor material menimbun badan jalan. Otomatis akses tidak bisa dilewati," tulis Hamdi pada WAG yang dikirimnya kepada sejumlah media.

Saat ini masih menunggu pembersihan material, sementara dari ke dua arh kendaraan antri mengular," pungkas Hamdi.

Komentar