KKSB Berulah di Intan Jaya, Dua Orang Tim TGPF Kena Tembak

Metro-307 hit 09-10-2020 20:53
Anggota TGPF Intan Jaya, Bambang Purwoko mendapat perawatan setelah diserang pihak KKSB di Intan Jaya, Papua, Jumat (9/10). (Dok : Istimewa)
Anggota TGPF Intan Jaya, Bambang Purwoko mendapat perawatan setelah diserang pihak KKSB di Intan Jaya, Papua, Jumat (9/10). (Dok : Istimewa)

Penulis: Darizon Y | Editor: MN. Putra

Intan Jaya, Arunala - Gerombolan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) kembali melakukan serangan secara brutal dengan menembaki rombongan Tim Gabungan Pencari Faka (TGPF) yang hendak melakukan investigasi terkait kematian Pendeta Yeremia di kawasan Intan Jaya, Papua.

Aksi penembakan KKSB itu disampaikan Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Kapen Kogabwilhan III) Kolonel Czi IGN Suriastawa dalam siaran pers diterima media, Jumat (9/10).

Suriastawa menyebutkan kejadian penembakan kepada rombongan TGPF di tanjakan Wabogopone, Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Intan Jaya, setelah iring-iringan mobil rombongan TGPF Intan Jaya usai melakukan olah TKP di Hitadifa.

Baca Juga

"Penembakan terjadi Jumat (9/10) pukul 15.45 WIT, saat rombongan TGPF dalam perjalanan pulang dan sampai di tanjakan Wagonopone, Kampung Mamba tiba-tiba ditembaki dari arah kanan dan kiri jalan," kata dia.

Menurut Suriastawa, akibat penembakan brutal yang dilakukan gerombolan KKSB tersebut, anggota TGPF Intan Jaya, atas nama Bambang Purwoko (Dosen UGM) terkena tembakan di kaki kiri. Sedangkan, Anggota TNI bernama Zainuddin juga dilaporkan terkena tembakan di pinggang.

"Saat ini kedua korban langsung dievakuasi ke UPTD RSUD Sugapa untuk mendapatkan perawatan secara intensif," sebut dia.

Lebih lanjut disampaikan, rombongan TGPF Intan Jaya dipimpin langsung Ketua Tim Benny Mamoto bersama Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, Ketua DPRD Intan Jaya, Panus Wonda dan Danrem 173/PBB Brigjen TNI Iwan Setiawan, sempat melakukan olah TKP di Hitadifa.

"Kejadian penembakan ini membuktikan kepada masyarakat bahwa selama ini KKSB selalu bertindak brutal, dan dengan sengaja menghalangi kinerja TGPF yang dibentuk pemerintah dengan melibatkan tokoh-tokoh kredibel untuk mengungkap kebenaran yang terjadi pasca kematian pendeta Yeremia beberapa waktu lalu," jelas Kolonel Czi Suriastawa.

Dia menambahkan, saat ini, TNI sedang melakukan pengejaran terhadap gerombolan KKSB yang kabur kedalam hutan disekitar lokasi kejadian pasca penembakan terhadap rombongan TGPF. (rel)

Komentar