Padang, Arunala - Jurusan Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Unand bersama Jurusan Hubungan Internasional Fisip Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang menyelenggarakan seminar secara online (webinar), Senin (20/7) ini.
Kerja sama webinar ini sebagai langkah awal MoA dua kampus negeri ternama di masing-masing provinsi itu.
Ketua Jurusan Hubungan Internasional Fisip Unand, Haiyyu Darman Moenir S.IP, MSi menyebutkan webinar yang diadakan itu mengambil tema "Peluang dan Tantangan Pariwisata di Tatanan Internasional dalam Penerapan New Normal".
"Dalam webinar nanti bebagai permasalahan dan juga solusi menyangkut sektor pariwisata di Indonesia, khususnya di Sumbar maupun di Palembang, Sumatera Selatan," kata Haiyyu kepada Arunala.com di Padang, Sabtu (18/7).
Dia menerangkan dalam webinar itu, Dekan Fisip Unsri Prof Dr Kgs Muhammad Sobri MSi yang akan menjadi opening speach. Sementara yang akan jadi pembicara adalah Dosen HI Fisip Unsri Ferdiansyah Rivai S.IP, MA, dan dirinya.
Sedikit diulas Haiyyu tentang latar belakang webinar itu diadakan karena dengan kondisi pandemi Covid-19 memberikan banyak dampak negatif dalam segala sektor kehidupan baik dalam konteks lokal maupun konteks internasional.
"Salah satu sektor yang paling terdampak dari kondisi ini adalah sektor pariwisata di Indonesia," jelasnya.
Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, menurutnya, Indonesia mampu mendatangkan sekitar 10 juta wisatawan asing dari berbagai negara untuk melakukan kunjungan wisata yang berimplikasi pada penambahan devisa sebesar Rp280 triliun tiap tahunnya.
Akibat dari pandemi Covid-19, terjadi penurunan angka kedatangan para wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia akibat dari meingkatnya angka penderita Covid-19.
Penurunan angka ini kemudian berdampak pada sektor ekonomi di tingkat negara maupun masyarakatnext


Komentar