Balai Bahasa Sumbar Peringati Bulan Bahasa: Anugerah Penghargaan Wajah Bahasa Diserahkan

Edukasi- 02-10-2020 00:12
Kepala Balai Bahasa Sumbar Aminulatif bersama stafnya di Kantor Balai Bahasa Sumbar. (Foto : Amz)
Kepala Balai Bahasa Sumbar Aminulatif bersama stafnya di Kantor Balai Bahasa Sumbar. (Foto : Amz)

Padang, Arunala - Jumat (2/10) ini, Balai Bahasa Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) akan menyerahkan penghargaan bagi beberapa instansi di Sumbar. Penghargaan ini dinamakan Wajah Bahasa yang dibagi tiga kategori.

Kategoti pertama yaitu Wajah Bahasa Sekolah tingkat SLTP se-Sumbar, kedua kategori Wajah Bahasa lingkungan pemerintahan se-Kota Padang, dan kategori ketiga untuk penilaian Wajah Bahasa media massa elektronik instansi pemerintah se-Sumbar.

Kepala Balai Bahasa Sumbar, Aminulatif menyebutkan penghargaan ini dalam rangka memperingati Bulan Bahasa di Oktober 2020 ini.

"Hari ini kita memasuki bulan Oktober 2020. Sejak 1980, setiap Oktober, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) merayakan diikrarkannya Bahasa Indonesia sebagai Bahasa persatuan yang dijunjung tinggi pada Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928. Hari bersejarah itu kemudian dinamakan Bulan Bahasa dan Sastra," tutur Aminul Latif kepada arunala.com di Padang, Kamis malam (1/10).

Pada Oktober 2020 ini, sebut dia, karena pandemi Covid-19, Bulan Bahasa dan Sastra 2020 diselenggarakan secara virtual.

Badan Bahasa beserta balai/kantor bahasa di seluruh Indonesia akan berkegiatan secara daring dan tanpa tatap muka langsung untuk mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19.

Aminulatif menambahkan tema Bulan Bahasa dan Sastra 2020 adalah "Berbahasa untuk Indonesia Sehat".

"Tema ini berkaitan erat dengan pemahaman terhadap kemampuan baik dalam berbahasa dan bersastra. Ini akan membantu masyarakat untuk saling memahami," ujarnya.

Dengan kesalingpahaman tersebut, Aminulatif melanjutkan, permasalahan apa pun dapat diatasi, termasuk dalam mengatasi pandemi Covid-19 yang menyebabkan bangsa-bangsa di dunia harus menghadapi tantangan bersama.

Dia menerangkan, kata sehat dipilih pada tema kali ini, tidak lain untuk menggambarkan keadaan yang diinginkan oleh bangsa Indonesia, yaitu bangsa yang sehat secara utuhnext

Komentar