Tiga Daerah Saling Yakinkan Tim Panelis

Metro-122 hit 11-11-2020 19:27
Pjs Bupati Pessel Mardi sedang menjawab pertanyaan panelis dari FISIP Unand Syamsurizaldi, Rabu 11/11 di Hotel Grand Zuri Padang. (Dok : Istimewa)
Pjs Bupati Pessel Mardi sedang menjawab pertanyaan panelis dari FISIP Unand Syamsurizaldi, Rabu 11/11 di Hotel Grand Zuri Padang. (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala -- Tiga daerah di Sumbar, yakni Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Kota Bukittinggi dan Kota Pariaman saling berupaya meyakinkan tim panelis yang dihadirkan Komisi Informasi (KI) Sumbar.

Tiga daerah ini hadir mempresentasikan proses pengelolaan informasi publik di daerahnya masing-masing pada sesi ketiga tahapan presentasi monitoring dan evaluasi (Monev) KI menuju Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2020 kategori Pemko dan Pemkab yang diadakan di Hotel Grand Zuri Padang, Rabu (11/11).

Pada tahap presentasi itu, tiga pejabat penting di tiga daerah itu hadir langsung, yakni Pjs Bupati Pessel Mardi, Sekko Bukittinggi Yuen Karnova, dan Pj Sekko Pariaman Ahmad Zakri.

Baca Juga

Ketiganya terlihat saling adu hebat dihadapan empat orang panelis presentasi, yaitu Syamsurizaldi (Fisip Unand), Eka Vidia Putra (UNP), Adrian Tuswandi (Wakil Ketua KI Sumbar), dan Arif Yumardi (Komisioner KI Sumbar).

Sekko Pariaman Ahmad Zakri, dalam presentasinya mengatakan proses pengelolaan informasi publik di Kota Pariaman semakin menuju kesempurnaan.

"Ada komitmen dan konsistensi wali kota dan wakil wali kota untuk memenuhi pengelolalaan informasi publik berdasarkan UU 14 tahun 2008, dan Permendagri No.3 tahun 2017. Berbasis playstore, dan PPID punya meja coaching clinik untuk menguatkan keterbukaan informasi publik PPID Pembantu dan desa serta kelurahan," ujarnya.

Sedangkan Sekko Bukitinggi Yuen Karnova, mengakui penguatan keterbukaan informasi publik di Kota Bukittinggi ditopang dengan perangkat dan sarana prasarana dilakukan secara mandiri dengan SDM yang khusus dikontrak untuk menjadikan Bukittinggi kota informatif.

"Kami mengacu kepada ketentuan Kemendagri dan melakukn inovasi semata-mata memberi kenyamanan dan mudah akses untuk mendaparkan informasi publik yang diproduksi Kota Bukittinggi,"ujar Yuen Karnova.

Bahkan, kata dia, pelayanan untuk keterbukaan informasi publik di kotanya, juga bisa diupload melalui playstore yang berbasiskan android, termasuk membangun sinergisitas dengan data kependudukan di Dinas Kependudukan dan Caratan Sipil.

Sedangkan bagi Pessel, presentasi soal keterbukaan informasi do kabupaten itu langsung disampaikan Pjs Bupati Pessel Mardi.

"Komitmen pelayanan informais publik adalah berkoordinasi, komitmen dan setiap hari adalah inovasi,"ujar Mardi.

Komentar